• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Bola Politik Qatar dan Dosa Eropa di Mata Presiden FIFA

    Bola Politik Qatar dan Dosa Eropa di Mata Presiden FIFA

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 21/11/2022
    Bola Politik
    Illustrasi : Bola Politik Piala Dunia Qatar

    Beberapa hari ini saya coba mengikuti perkembangan terkait topik Bola Politik Dunia Qatar 2022 yang telah ditayangkan pada 8 November lalu. Sebenarnya tidak ada dalam benak saya bahwa urusan bola itu ada hubungannya dengan politik. Namun, kali ini rupanya sedikit berbeda, di sana ada nuansa baru yang dihidangkan, tidak hanya berhenti pada bola dunia Qatar 2022, tetapi juga erat pula dengan sikap dan penilaian Barat tentang tanah Jazirah.

    Latar perbedaan sudut pandang antara Barat dan Qatar pada event bola dunia itulah, tampak presiden FIFA naik pitam. Gianni Infantino, pria kelahiran 23 Maret 1970 di Brig, Valais itu sempat mencuri perhatian publik Eropa, ketika ia mengkritik negara-negara Barat yang sedang mempertanyakan hak asasi manusia di Qatar menjelang Piala Dunia. Bagi Infantino pertanyaan kritis apapun yang datang dari Barat terkait hak asasi manusia di Qatar adalah bentuk kemunafikan. Barat seharusnya mempertimbangkan masa lalu mereka sendiri sebelum mengkritik negeri Jazirah.

    Eropa tentu saja punya masa lalu yang suram bahkan bisa dikatakan mengerikan (grausam) dan seram. Lebih-lebih ketika mata dunia menoleh ke lembaran sejarah dan membaca dengan keras, maka betapa malunya. Tidak heran, kalau Infantino begitu tegas dan kritis menilai itu semua. Ya, jika Eropa menyadari tindakan mereka selama 3000 tahun terakhir, maka seharusnya Eropa meminta maaf 3000 tahun ke depannya sebelum mengajarkan orang lain tentang hak asasi manusia.

    Presiden FIFA, anak dari pekerja tamu Italia itu telah menunjukkan sikap tegasnya terkait hubungan tematik antara bola dan hak asasi manusia yang perlu dipilah-pilah. Diferensiasi tema memang penting dilakukan agar fokus utama tidak menjadi samar-sama. Di tengah gejolak bola dunia Qatar 2022, pria yang punya sejarah pernah berada di divisi ke 5 untuk FC Folgore yang kemudian menjadi FC Brig-Glis itu berani mengajukan pertanyaan, “Berapa banyak perusahaan Eropa atau asing yang menghasilkan jutaan, bahkan milyaran dari Qatar, telah berbicara kepada pihak berwenang tentang hak-hak pekerja migran?” Bdk. Laporan BBC sebagaimana dikutip oleh News 360, Sabtu, 19.11.2022.

    Satu bentuk pembelaan yang militan telah dilakukan Infantino saat ini. Ia membela posisi Jazirah sebagai tuan rumah turnamen di negara yang dikritik secara pedas karena aktivitas dan komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual dan Transgender) dan tindakan tidak bermartabat kepada pekerja asing di sana. Selama kurang lebih satu jam konferensi pers bertemakan pledoi Presiden FIFA berlangsung. Satu ucapan yang mungkin paling berkesan bagi dunia, yakni ketika ia mengatakan, “Hari ini saya memiliki perasaan yang sangat kuat. Hari ini saya merasa Qatar, saya merasa Arab, saya merasa Afrika, saya merasa gay, saya merasa cacat, saya merasa pekerja migran.” Ya, itulah pledoi dengan nada empati sang Presiden FIFA.

    Dari barisan kata-katanya itu, terlihat bahwa Infantino tidak sedang mengatakan bahwa dirinya telah menjadi sama dengan semua tuduhan tentang Qatar, tetapi hatinya merasakan seperti hati penduduk Qatar; dan ia mengerti apa artinya diskriminasi sebagai orang asing di negara asing. Polemik berwajah diskriminasi itu berawal dari pernyataan terkait film dokumenter ZDF terkait pemain sepak bola nasional Qatar Khalid Salman bahwa gay itu membahayakan mental. Dalam sudut pandang Presiden FIFA itu jelas-jelas bahwa cara menilai orang seperti itu tidak lain merupakan satu bentuk kemunafikan.

    Side effect dan double effect polemik bola dunia Qatar 2022

    Alur polemik ini, bagi saya punya dua efek, yakni side effect, efek samping dan double effect, efek ganda. Pertama, soal efek samping: Pernyataan bernada diskriminasi itu menjadikan ukuran bahwa penilai tidak bisa melihat diri dan sejarah bangsanya sendiri. Konsekuensinya adalah ajang sepak bola akan dipolitisasi sedemikian, sehingga atmosfer persaudaraan tidak tampak akrab. Kedua, efek ganda: Eropa akan menjadi sorotan terkait masa lalu dan tentu saja terkait LGBT yang tidak sedikit tumbuh subur di sana. Sangat mungkin bahwa media Qatar akan memberikan tanggapan terkait itu, supaya penilai tidak hanya asal omong, tapi harus dengan rasa tanggung jawab. Efek ganda yang satunya adalah bahwa posisi sudut pandang Presiden FIFA bisa menjadi satu target bully karena dia adalah warga Eropa yang coba menjadi pahlawan di tanah Jazirah.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Terawang dengan Data
    21/11/2022

    Next post

    Enterprise dalam Keuangan Syariah
    21/11/2022

    You may also like

    administrasi
    Tips dan Trik Menjalankan Administrasi untuk Perusahaan
    6 July, 2026
    administrasi
    Mengatasi Penumpukan Administrasi Melalui Kerja Keras Pegawai
    4 July, 2026
    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area