TNI AL Sedang Membentuk Armada Terbesar dan Paling Canggih di Kawasan Asia Tenggara.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memperkenalkan kapal rudal sebagai bagian dari usaha membangun armada terbesar dan paling canggih di Asia Tenggara. Kapal rudal merupakan salah satu perangkat pertahanan yang sangat kuat, terutama dalam konteks misi tempur angkatan laut, di mana perannya besar dalam kegiatan sabotase. Dalam misi ini, kapal rudal cepat memainkan peran signifikan, mampu menghancurkan kapal permukaan yang lebih besar, seperti dijelaskan oleh Lycma Mil-Tech di saluran Youtube. Keunggulan kapal rudal cepat dibandingkan kapal perang yang lebih besar adalah biaya produksinya yang lebih murah. Dengan biaya produksi yang rendah, kapal rudal cepat dapat dihasilkan dalam jumlah yang besar. Keuntungan ini memungkinkan kapal rudal dilengkapi dengan berbagai jenis rudal anti-kapal, mulai dari yang biasa hingga yang anti-siluman. Meskipun kapal rudal memiliki beberapa kelebihan, seperti biaya produksi yang lebih murah dan kemampuan membawa berbagai jenis rudal, terdapat juga beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Salah satu kelemahan utama adalah kapal rudal cenderung tidak dapat melakukan perjalanan jarak jauh dan harus beroperasi dalam jarak yang relatif dekat dengan daratan. Selain itu, kapal rudal juga memiliki kerentanan terhadap serangan udara dan bawah air, membuatnya kurang efektif dalam pertahanan diri. Meskipun demikian, kapal rudal tetap menjadi pilihan yang banyak digunakan, terutama di negara-negara seperti Indonesia di mana kapal rudal berkecepatan tinggi tetap menjadi elemen penting dalam strategi pertahanan laut.
Berdasarkan kutipan dari militaryleak.com di YouTube, armada rudal Indonesia saat ini diperkirakan mencakup sekitar 23 kapal, termasuk 23 kapal rudal yang masuk dalam kelas ganda. Kelas-kelas seperti FBP-57, Mandau, Sampari, Clurit, dan lainnya telah ditambahkan ke dalam armada. Semua kapal rudal cepat masih beroperasi dengan baik hingga saat ini, dan perkiraan menunjukkan bahwa jumlahnya akan terus bertambah di masa depan. Dengan peningkatan ini, TNI AL kini memiliki jangkauan kapal rudal berkecepatan tinggi terluas di kawasan Asia Tenggara. Kapal rudal berkecepatan tinggi, andalan Indonesia, tidak hanya memiliki ukuran terbesar tetapi juga teknologi tercanggih. Selanjutnya, seluruh kapal rudal berkecepatan tinggi Indonesia akan diproduksi secara lokal oleh industri perkapalan Indonesia untuk menciptakan kapal rudal berkecepatan tinggi buatan Indonesia. Namun, senjata masih diimpor dari kapal rudal berkecepatan tinggi Indonesia, dan beberapa sistem teknis serta komponen masih diimpor untuk membangun kapal tersebut. Meskipun beberapa komponen masih diimpor, tetapi tetap mewakili standar kualitas yang sangat tinggi untuk kapal rudal berkecepatan tinggi Indonesia. Diketahui bahwa rudal anti-kapal Indonesia menggunakan rudal dari China dan Prancis, rudal Prancis menggunakan rudal Exocet Indonesia, dan kapal rudal China menggunakan rudal C-802 dan C-705. Ada klaim bahwa kapal rudal terbaru Indonesia, KRI Golok 688, dilengkapi dengan rudal siluman.
Rudal siluman di KRI Golok 688, kapal cepat rudal, kemungkinan besar menggunakan rudal serangan angkatan laut (NSM) yang memiliki kualitas sangat tinggi. Oleh karena itu, kapal rudal cepat Indonesia menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan, terutama ketika kapal rudal cepat tersebut dapat diandalkan sebagai armada serangan reaksi cepat. Fokus pada rudal berkecepatan tinggi dan anti-kapal membuat jumlah kapal rudal cepat TNI AL diperkirakan akan terus bertambah di masa mendatang. Selain itu, kehadiran teknologi canggih seperti rudal anti-kapal memperkuat kapabilitas Missile Fast Ship, dan dengan ketersediaan NSM, rudal siluman semakin menjadi andalan. Gabungan ini membuat armada kapal rudal cepat TNI AL semakin kuat dan menjadikan Indonesia dihormati di antara beberapa negara tetangga.

