Membuat Stand Kipas Angin dengan arduino

Membuat stand kipas angin otomatis dengan Arduino bisa jadi proyek seru, apalagi kalau kamu ingin kipasnya bisa bergerak mengikuti suhu, sensor gerak, atau bahkan dikontrol lewat remote atau aplikasi. Di bawah ini saya berikan gambaran umum proyeknya, beserta komponen, skematik dasar, dan contoh kode.
🎯 Tujuan:
Stand kipas angin bisa:
-
Berputar otomatis (misal dengan servo motor)
-
Nyala-mati berdasarkan suhu (sensor suhu)
-
Bisa dikontrol manual (misal pakai push button atau remote)
🧰 Komponen yang Dibutuhkan untuk Membuat Stand Kipas Angin dengan arduino:
-
Arduino Uno / Nano
-
Servo motor (untuk memutar stand)
-
Motor DC + driver motor (untuk menggerakkan kipas)
-
Sensor suhu (DHT11/DHT22) atau sensor gerak (PIR)
-
Push button (opsional)
-
Breadboard & kabel jumper
-
Kipas kecil (bisa USB fan atau mini fan 5V)
-
Power supply (bisa dari adaptor atau baterai 9V/12V)
🔌 Skema Dasar Koneksi:
| Komponen | Arduino Pin |
|---|---|
| Servo | D9 |
| Kipas DC | Driver Motor IN1/IN2 ke D6/D7 |
| DHT11 | D2 |
| VCC | 5V |
| GND | GND |
🧠 Contoh Program Arduino:
💡 Variasi Ide:
-
Tambah sensor PIR supaya kipas hidup kalau ada orang.
-
Tambah Bluetooth (HC-05) buat kontrol dari HP.
-
Gunakan OLED Display untuk menampilkan suhu & status.

