Membangun Tim Efektif dalam Manajemen Sumber Daya Manusia

Ketika kita berbicara tentang manusia dalam organisasi, di benak kita adalah pegawai yang memiliki kontribusi dalam organisasi. Sumber daya manusia (SDM) adalah bagian elemen penting yang tidak terpisahkan dan harus dikembangkan salah satunya melalui manajemen SDM yang contohnya adalah kerangka kerja kompetensi. Wibowo (2022) mengatakan dalam manajemen SDM terdapat istilah membangun tim yang efektif. Tim terdiri atas beberapa orang yang bekerja untuk mencapai tujuan bersama dengan keterampilan yang saling komplementer. Terdapat beberapa tipe tim yakni:
- Work teams, dirancang untuk menghasilkan barang dan jasa serta membutuhkan komitmen penuh dari anggota, memiliki variasi dan tugas yang spesifik;
- Management teams, adalah berfokus pada penyelesaian operasional dan berpartisipasi untuk seluruh organisasi terutama bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan organisasi, membantu organisasi mencapau tujuan jangka panjang, dan mengambil keputusan tentang arah organisasi;
- Parallel teams, terdiri dari anggota dari berbagai pekerjaan yang merekomendasikan tentang tugas dan dituntut komitmen penuh dari anggota;
- Project teams, membutuhkan penyelesaian masalah kreatif, melibatkan aplikasi pengetahuan spesialisasi dan dibentuk untuk sekali tugas yang kompleks dan memerlukan masukan dari anggota dengan tipe yang berbeda dalam pengalaman dan pelatihan;
- Action teams, melakukan tugas terbatas, agak kompleks, dan terjadi dalam konteks yang terlihat menantang;
- Advice teamsdiciptakan untuk mempeluas keputusan manajerial berbasis informasi dan cenderung memiliki spesialisasi teknis rendah;
- Production teams, bertanggung jawab menjalankan operasi sehari-hari dan diperlukan pelatihan rutin dengan spesialisasi rendah;
- Virtual teams, bersifat fleksibel dan efisien yang didukung oleh keterampilan dan informasi;
- Self managed teams, kelompok pekerja dengan wawasan administrative seperti penjadwalan, perencanaan, monitoring, dan pengisian staf;
- Problem solving team, yakni anggota berbagi gagasan dan menganjurkan proses dan metode kerja yang bisa diperbaiki;
- Cross functional teams, pekerja dengan khirarki sama tetapi bidang kerja yang berbeda.
Aspek yang Diperhatikan dalam Memabngun Tim
Untuk berhasil dalam membangun tim, terdapat beberapa aspek yakni :
- Competence, tim yang terdiri dari secara kolektif orang yang membawa seluruh kompetensi pada seluruh usahanya. Banyak organisasi melakukan kesalahan karena berdasarkan keanggotaanpada posisi atau jabatan formal dalam organisasi;
- A clear, common goal with performance metrics, setiap orang dalam tim harus menjelaskan secara jelas tujuan tim dengan cerdas yang tujuannya biasanya diberikan oleh manajemen yang lebih tinggi dan melihat peluang dan masalah dan usaha menghadapinya;
- Commitment to a common goal, komitmen adalah kualitas yang memotivasi mereka bekerja meskipun pekerjaan terasa berat. Komitmen mendalam memberikan energi yang dibutuhkan agar tetap berjalan dan maju;
- Every member contributes, every member benefits, kinerja tim tergantung dari kontribusi setiap orang dan jika anggota memperoleh nilai maka harus memberikan kerja yang nyata;
A supportive environment, tim tergantung dari sumber daya, informasi, dan bantuan yang mempertimbangkan faktor lingkungan seperti dukungan pemimpin, struktur hierarkis, sistem penghargaan, dan pengalaman berbasis kinerja; - Alignment, penyelarasan menunjukkan koordinasi usaha, rencana, dan penghargaan sehingga orang bekerja pada arah dan tujuan yang benar sesuai tujuan organisasi.
Selanjutnya, terdapat karakteristik membangun tim yang efektif yakni:
- Teams norms, adalah standar perilaku yang bisa dioterima dan dibagikan anggota tim;
- Team leadership, organisasi membutuhkan pemimpin berpengathuan dalam proses dan kapabel untuk mengembangkan tim yang efektif dan produktif;
- Team cohesiveness and interdependence, tim efektif memiliki ketergantungan dan otonomi yang tinggi dan menunjukkan tingkatan tim yang terikat bersama dan berkomitmen untuk mencapai tujuan;
- Team composition, tim efektif memiliki hak mengkombinasikan keterampilan, kemampuan komplementer, dan pengetahuan untuk mewujudkan pekerjaan tim;
- Team structure, menunjukkan hubungan dengan menimbang tugas, tanggung jawab, dan wewenang;
- Organizational support, organisasi menyediakan sumber daya yang diperlkukan untuk menjalankan tugasnya dan mengukur efektivitas tim yang berkenaan dengan kinerja organisasi;
- Creativity driven, ditandai dengan kreativitas tinggi dan menjadi kebih berharga jika disentuh dengan inovasi.
Untuk membangun tim yang efektif, diperlukan sifat seperti berikut:
- Terbuka pada gagasan baru, yang bisa berasal dari tim atau luar tim;
- Terbuka pad acara kerja yang berbeda;
- Berbagi atas apa yang dimiliki seperti pengalaman, informasi, pengetahuan, dll;
- Mencari alternative dan mengkombinasikan tampilan terbaik untuk menciptakan alternative terbaik;
- Mengembangkan hubungan kerja dengan orang dari fungsi berbeda;
- Mencari win-win solution dan saling percaya dan berbagi informasi dan kepentingan yang menguntungkan seluruh pihak;
- Bergabung dalam tim yang bertujuan bukan hanya formalitas;
- Menjadi anggota tim diandalkan dan berorientasi pada hasil.

