• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Kesiapan SDM Indonesia dalam Menghadapi Era Society 5.0

    Kesiapan SDM Indonesia dalam Menghadapi Era Society 5.0

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 04/05/2023

    Secara teoritikal, era Society 5.0 tidak berbeda jauh dengan era Industri 4.0. Penggunaan AI, IoT, Big data, dan lain-lainnya tetap dipertahankan, namun manusia ditempatkan sebagai komponen utama dalam menjalankan suatu sistem sebagai upaya mempertimbangkan aspek humaniora dalam menyelesaikan isu-isu sosial dan keberlanjutan pembangunan suatu negara. “Era smart society 5.0 adalah konsep kesiapan SDM pembangunan masyarakat yang mendorong masyarakat menyeimbangkan antara kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial menggunakan sistem yang mengintegrasikan dunia maya dan fisik” kata Jerry Sambuaga selaku Wakil Menteri Perdagangan. Data akan menjadi suatu objek yang menjalankan sistem dan secara tidak langsung menjadi bagian dari manusia itu sendiri. Negara Jepang merupakan salah satu negara yang sudah memasuki era Society 5.0 pada 2019 silam, lalu bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia siap memasuki era Society 5.0?

    Perekonomian dan pemerataan infrastruktur merupakan salah satu acuan penting yang perlu diperhatikan apabila melihat kesiapan suatu negara dalam memasuki era 5.0. Namun, sumber daya manusia Indonesia yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi menjadi salah satu faktor krusial dan modal dasar yang menentukan keberhasilan Indonesia menghadapi revolusi industri 5.0. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penggunaan internet di Indonesia telah mencapai 78,19% pada 2023. Tidak hanya mampu menggunakan teknologi, manusia Indonesia juga harus mampu mengendalikan dan mengaplikasikan teknologi dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk membangun talenta digital melalui pembangunan berbagai infrastruktur seperti internet 5G dan kecepatan search engine, menyediakan fasilitas pembiayaan untuk membantu start-up perusahaan bidang teknologi digital, dan lain-lainnya. “Kuncinya adalah tetap kita harus membangun talenta digital dan meningkatkan literasi digital kepada masyarakat umum,” kata Menko Airlangga.

    Generasi pemuda yang berperan sebagai Agent of Change turut mendukung kesiapan Indonesia dalam menghadapi era Society 5.0 dengan cara mengembangkan potensi yang terpendam dalam diri masing-masing dalam upaya menciptakan inovasi dan meningkatkan daya saing yang semakin ketat. Dibutuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang out of the box, jiwa leadership, literasi digital, jiwa entrepreneurship, problem solving, dan team-working. Akan tetapi, pembangunan fasilitas dan infrastruktur seperti internet 5G dan lain-lainnya belum menjangkau keseluruhan wilayah Indonesia dalam persiapan menghadapi era Society 5.0. Pendidikan yang merata, berkualitas, dan memanfaatkan teknologi akan menjadi jantung kemajuan suatu negara. Namun, apakah pendidikan kita siap dalam menghadapi revolusi industri 5.0?

    Pemerintah harus bisa menyelesaikan permasalahan pemerataan pembangunan dan perluasan koneksi internet ke seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya terpusat di pulau Jawa saja. Hal ini dilakukan agar akses teknologi dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pihak pengajar juga harus memiliki keterampilan dibidang digital, berpikir kreatif dan kritis, dan melek teknologi. Lembaga pendidikan sudah mulai menerapkan teknologi sebagai alat kegiatan belajar-mengajar. Hal ini diterapkan oleh berbagai perguruan tinggi dengan memadukan pembelajaran dengan metode luring dan daring via zoom, google meet, dan aplikasi-aplikasi lainnya. Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad Nasir, menegaskan bahwa terdapat 4 hal yang menjadi urgensi perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompeten. Pertama, teknologi informasi dapat diaplikasikan dalam menentukan pilihan program studi agar sesuai dengan kemampuan dan keinginan mahasiswa.

    Kedua, pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam upaya mempermudah komunikasi antara dosen dan mahasiswa agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Ketiga, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) seperti Siri, Bixby, Microsoft Cortana dan Google Assistant memungkinkan mahasiswa berinteraksi dengan materi pembelajaran. Keempat, augmented reality (AR) sebagai alat bantu pembelajaran yang mampu menggabungkan objek virtual dan nyata agar lebih memahami materi yang diberikan. Pemanfaatan teknologi-teknologi diatas menunjukkan bahwa Indonesia tengah melakukan persiapan untuk menghadapi revolusi industri 5.0. Indonesia masih membutuhkan waktu untuk memeratakan pendidikan dan infrastruktur berbasis teknologi yang menjangkau hingga ke pelosok daerah.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Demam Produk Cina dan Dampaknya bagi Indonesia
    04/05/2023

    Next post

    Cara Pin WA di iPhone, Android, dan WhatsApp Web dengan Mudah
    05/05/2023

    You may also like

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Apa Itu AI dan Bagaimana Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
    24 January, 2026

    AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem komputer meniru cara berpikir dan belajar manusia. AI bisa mengenali pola, memahami bahasa, membuat keputusan, bahkan belajar dari pengalaman tanpa harus diprogram ulang secara manual. Contoh Sederhana …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    logo-lke-uma

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area