• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Demam Produk Cina dan Dampaknya bagi Indonesia

    Demam Produk Cina dan Dampaknya bagi Indonesia

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 04/05/2023

    Demam Produk

    Indonesia merupakan salah satu importir terbesar produk-produk China. Di tahun 2020, volume impor dari China berkisar 14% atau sebesar 21.770 ribu ton, yang nilainya sebesar $39,635. Jadi tidak heran jika kita menemukan kata “Made in China” dimana-mana. Produk China begitu populer jika dibandingkan dengan produk lokal. Penyebab utama popularitas tersebut karena harga produk-produk China lebih murah. Selain itu, barang-barang dari China memiliki kualitas yang baik dan variasinya beragam. Di satu sisi, demam produk China menguntungkan untuk sebagian orang Indonesia. Dengan membeli barang-barang dari China, seorang importir dapat membuka lowongan pekerjaan. Konsumen Indonesia jadi memiliki beragam pilihan dan alternatif harga. Akibatnya, ekonomi Indonesia dapat bergerak dan kelompok ini senang.

    Di sisi lain, banjirnya produk China melesukan industri lokal. Para pelaku usaha di Indonesia harus bersaing dengan barang impor dari China. Sayangnya, dalam suatu pertandingan hanya ada 1 pemenang, dan pemenang itu pihak yang mampu menarik konsumen. Hal inilah yang mengakibatkan banyak industri dalam negeri gugur, buruh kehilangan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi negatif. Di sektor teknologi, ketergantungan pada produk China mengurangi motivasi Indonesia untuk berinovasi. Industri lokal gagal untuk berinvestasi di penelitian dan pengembangan produk. Ditambah kurangnya dukungan terhadap lembaga-lembaga penelitian di Indonesia. Akibatnya, Indonesia jadi tergantung pada China untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

    Setelah mendengar komentar Puteri Kecil tentang “Made in China”, saya jadi tertarik menggali data BPS. Ternyata, sejak tahun 2021 impor barang konsumsi dari China berkurang jauh. Bukan hanya itu, di tahun 2022 nilai ekspor Indonesia jauh lebih besar dari nilai impor. Melihat data tersebut dan kenyataan di dalam rumah kami, saya jadi memahami betapa terpukulnya industri Indonesia sebelum Covid-19. Bayangkan, di tahun 2021 volume impor Indonesia ke China berkurang sekitar seperlima kali dari tahun 2020. Tetapi hingga saat ini, 2023, Puteri Kecil masih dapat mengeluarkan pernyataan yang menakjubkan. Artinya, betapa bergantung dan bertumpuknya barang-barang produk China di Indonesia ini. Apakah demam produk China salah? Seandainya Indonesia harus memproduksi semua kebutuhan warganya, alam Indonesia pasti akan sangat berduka. Apa yang dapat kita lakukan adalah menjadi konsumen yang baik. Artinya, bijak dan seimbang memilih antara mengkonsumsi barang-barang impor dari China atau produksi dalam negeri. Dengan demikian, kita dapat membantu pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Indonesia Dorong Kolaborasi Pemanfaatan Data Internet Lintas Negara
    04/05/2023

    Next post

    Kesiapan SDM Indonesia dalam Menghadapi Era Society 5.0
    04/05/2023

    You may also like

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Apa Itu AI dan Bagaimana Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
    24 January, 2026

    AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem komputer meniru cara berpikir dan belajar manusia. AI bisa mengenali pola, memahami bahasa, membuat keputusan, bahkan belajar dari pengalaman tanpa harus diprogram ulang secara manual. Contoh Sederhana …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    logo-lke-uma

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area