• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Indonesiaku Kau Begitu Mahal

    Indonesiaku Kau Begitu Mahal

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 10/11/2023
    Indonesiaku
    Indonesiaku

    Tema yang akan diangkat kali ini sangat menggugah, menampilkan berbagai cerita sederhana dari berbagai sudut pandang. Salah satu ceritanya melibatkan si Ica, yang berbagi pengalaman masa kecilnya. Ia memutar kembali waktu untuk mengingat zaman di mana teknologi belum mendominasi, tanpa adanya gadget seperti sekarang. Ica tinggal di kepulauan yang pada masa itu masih hidup layaknya suku pedalaman. Listrik hanya menyala pada malam hari hingga pukul 10-12 malam, dan baru menyala lagi sekitar azan subuh. Keadaan ini membuatnya membayangkan bagaimana rasanya belajar saat listrik mati, memunculkan berbagai pikiran di benaknya. Pada masa itu, Ica hanya bisa mendengar siaran radio tempo dulu, dan televisi yang hidup dengan menggunakan pasangan aki, berbeda dengan zaman sekarang yang memiliki televisi kabel. Lampu yang digunakan pun masih menggunakan lampu petromak yang diisi dengan gas, menjadi sumber cahaya saat malam tiba, mirip dengan kehidupan suku pedalaman. Budaya Indonesia yang masih kental terasa, tatakrama anak-anak pada masa tempo dulu sangat berbeda dengan zaman sekarang. Terutama dalam hal jenis makanan, jika dibandingkan dengan kehidupan Ica, misalnya bagi mereka yang tinggal di desa dekat pegunungan dan pedesaan. Pola makan dan tradisinya sangat berbeda, lebih mengandalkan sayur-sayuran dan hasil kebun sekitar. Namun, kehidupan Ica yang dikelilingi oleh laut menciptakan pola dan tradisi makanan yang berbeda, lebih identik dengan ikan segar dan sambal, sementara tahu dan tempe sulit didapatkan.

    Berbeda lagi dengan suku pedalaman, pola konsumsi makanan mereka jelas berbeda, sebagian besar melibatkan berburu di hutan dan ketergantungan pada sumber daya alam. Indonesia yang kaya akan suku dan budaya menunjukkan tradisi yang beragam di setiap daerah, dengan bentuk uraian dan penjabaran yang panjang jika diurai satu-satu. Kehebatan negeri Indonesia termanifestasi dalam segala sisi dengan keindahan alamnya yang memiliki nilai eksotis serta ragam eksotisme lainnya. Ceritanya pun tetap segar dan tidak tergerus oleh waktu. Indonesia, engkau begitu mahal dan kaya, membuatnya layak menjadi rebutan negara maju sebagai objek jajahan, bahkan diinginkan untuk dihancurkan dan ditindas. Namun, sekarang Indonesia sudah dikenal dengan kekayaan alamnya yang memukau, serta aspek kekayaan lainnya yang tak perlu disebutkan. Pengalaman si Ica dan berbagai cerita lainnya yang bersatu dengan hangatnya alam, menjadikan kita patut berbangga bahwa Indonesiaku layak dijaga dan dipertahankan. Para penduduk masih menginginkan negeri ini, tidak dengan cara kekerasan seperti zaman penjajahan, melainkan dengan cara yang lembut, indah, dan cerdas sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk para penjaga di setiap sudut kesatuan, tetaplah waspada.

    Jangan pernah menginginkan diri untuk dijajah sebagaimana keelokan yang mungkin ditawarkan. Tetaplah berdiri tegap bersama-sama dengan kekuatan yang ada. Jika pun kau merasa tidak kuat, ajarkan generasi berikutnya tentang cinta kesatuan, cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta cinta pada produk-produk Indonesia. Didiklah mereka menjadi individu yang hebat agar mampu mengelola negara berkembang ini. Jika bukan kita yang berjuang untuk masa depan, lantas siapa lagi? Mereka masih polos dan memerlukan petuah khusus dari generasi yang lebih tua untuk memahami keragaman negara. Tanpa petuah ini, mereka bisa tetap mengalami penindasan, yang sungguh disayangkan karena kita akan semakin tua dan meninggal. Jika para penerus tetap asyik dengan kesenangan mereka sendiri, Indonesiaku tercinta ini akan menjadi seperti apa?

    Sebagai contoh kecil, anak-anak di pelosok negeri sekarang lebih cenderung mencintai game online. Sayangnya, bukan sebagai pencetus penemu teknologi permainan online yang edukatif, tetapi mereka telah dijajah menjadi pengguna setia. Apakah mereka menyadari bahwa otak dan akal sehat mereka terkuras oleh permainan yang sangat memeras otak? Sebaliknya, jika mereka ditanya tentang nama-nama tokoh pejuang, jawabannya mungkin hambar, tanpa beban, bahkan mungkin tidak tahu sama sekali. Bahkan, sebagian dari mereka mungkin menganggap artis terkenal sebagai pahlawan, yang tentu saja terdengar lucu. Mari bersatu, bersama-sama tanamkan rasa cinta dan kesatuan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. NKRI harga mati.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    RI Tawarkan Proyek Pembangkit Listrik Air dan Angin kepada Denmark
    10/11/2023

    Next post

    Bagaimana peran internet dalam kehidupan kita?
    11/11/2023

    You may also like

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Apa Itu AI dan Bagaimana Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
    24 January, 2026

    AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem komputer meniru cara berpikir dan belajar manusia. AI bisa mengenali pola, memahami bahasa, membuat keputusan, bahkan belajar dari pengalaman tanpa harus diprogram ulang secara manual. Contoh Sederhana …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    logo-lke-uma

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area