• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Ijazahmu Tak Menjamin Bidang Pekerjaanmu

    Ijazahmu Tak Menjamin Bidang Pekerjaanmu

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 02/01/2023

    Ijazah

    Pikiran mainstream semua orang mungkin begini: melanjutkan pendidikan sesuai dengan keinginan lalu bekerja dan membangun karir sesuai dengan ijazah. Para orang tua dan anak-anak di kota barangkali lebih rigid dalam memikirkan ini. Jauh-jauh hari sebelumnya sudah dibingungkan dengan masuk SD mana, lalu lanjut kemana, ikut bimbel di tempat siapa, lalu semakin mengerucut hingga mau ampil jurusan apa dan nanti proyeksinya akan bekerja dimana. Berbeda dengan sebagian besar para orang tua dan anak-anak kampung, asal sekolah saja sudah untung.

    Memang seperti itu idealnya…

    Sampai tiba pada suatu masa, dimana kita temukan banyak sekali diskrepansi soal ini. Harapan berbeda jauh dengan kenyataan. Bisa melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi saja adalah sebuah kemewahan yang hanya bisa dinikmati oleh sekian persen anak-anak di negara ini. Bahkan, kalau pun lulus, betapa banyak kita menemukan mereka bekerja tidak sesuai dengan jurusan yang menjadi spesialisasinya. Kadang tidak nyambung dengan ijazahnya. Aneh memang, tapi begitulah kenyataannya. Penulis punya teman jurusan Aqidah Filsafat, tapi diterima bekerja di Bank swasta. Banyak teman-teman penulis yang menjadi Staf atau Tenaga Ahli di Gedung Senayan sana, tapi ijazahnya adalah ilmu keislaman atau pendidikan Islam.

    Teman-teman Psikologi saya, banyak yang bekerja di luar ijazahnya. Ada yang menjadi teller di Bank, ada yang bekerja di Kereta Api bagian teknisnya, ada juga yang bekerja di dunia jurnalistik dan pertelevisian. Apakah pembaca yang budiman pernah mendengar plesetan IPB menjadi Institut Perbankan Bogor dari saking banyaknya alumni yang bekerja di dunia Perbankan? Mungkin pernah juga mendengar Institut Pewarta Bogor dari saking banyaknya alumni yang menjadi wartawan atau jurnalis?

    Silahkan pembaca sekalian membuat daftar sendiri tentang ini, teman teman-teman dan orang-orang di sekitar yang pekerjaannya sama sekali berbeda dengan spesialisasi yang tertera di ijazahnya.

    Percayalah, mendapatkan pekerjaan di masa sekarang, lebih mujur dibandingkan lulusan perguruan tinggi yang sampai saat ini masih menjadi pengangguran. Luntang lantung kesana-kemari seperti lagunya Iwan Fals, bahkan pada titik tertentu ijazahnya menjadi tidak bermakna karena akhirnya juga menjadi kuli dan buruh kasar. Banyak? Jutaan! Jangankan lulusan dalam negeri, jebolan luar negeri pun banyak yang sampai sekarang masih pengangguran.

    Kenapa harus idealis banget memikirkan pekerjaan sesuai dengan ijazah, sementara lapangan pekerjaannya saja masih susah?

    Pendidikan adalah cara terbaik untuk menciptakan perubahan dan kemajuan. Harapannya, dengan pendidikan yang baik akan semakin banyak manusia-manusia yang tersejahterakan. Itulah kenapa, pendidikan sering kali dikaitkan dengan karir seseorang. Padahal, menurut penulis, mestinya pendidikan itu hanya untuk belajar, pengalaman, meningkatkan peran dan eksistensi diri, serta memunculkan potensi yang dimiliki.

    Kurang benar jika menjadikan pendidikan sebagai cara untuk mendapatkan pekerjaan, meski tidak sepenuhnya kesalahan. Pendidikan itu mestinya untuk mencari ilmu, bukan untuk mengejar karir. Sebab jika pekerjaan yang dituju, sebagian besar sudah merasakan bagaimana pedihnya kekecewaan. Ijazah menjadi tak begitu diperlukan. Kenyataannya memang seperti itu, bukan?

    Tulisan ini bukan pesimisme dalam dunia pendidikan, tapi mencoba berpikir ulang di tengah  kenyataan banyaknya pengangguran dan perbedaan yang terang antara jurusan dengan pekerjaan, bahwa kita hanya perlu mencukupkan tujuan sekolah dan kuliah kita untuk belajar dan mencari ilmu. Sekuat tenaga fokus untuk pengembangan diri melalui potensi dan kemampuan. Selebihnya, soal pekerjaan, biarlah Allah yang tentukan. Alhamdulillan kalau sesuai, jika tidak pun, perlu bersyukur dibandingkan pengangguran.

    Sebab, ijazahmu tak menjamin sesuai pekerjaan sesuai jurusanmu, bahkan tak menjamin pekerjaanmu! Lalu, masihkah ingin melanjutkan pendidikan hanya untuk kerja?

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Sikap Demokrasi di Kehidupan Keseharian
    02/01/2023

    Next post

    WhatsApp API Qontak Tawarkan Solusi Berbisnis di Era Digital
    02/01/2023

    You may also like

    air sumur
    Tips dan Trik Menjernihkan Air Sumur Bor yang Kuning
    13 July, 2026
    listrik
    Pengembangan Listrik Mandiri Sederhana untuk Rumah Pribadi
    11 July, 2026
    Alami
    Memanfaatkan Air untuk Tenaga Listrik Alami: Solusi Energi Ramah Lingkungan
    10 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area