Cara Kerja Ransomware
Memahami Cara Kerja Ransomware Yang Dapat Menyerang Sistem IT Perusahaan
Tidak diragukan lagi, bahwa internet memiliki fungsi krusial bagi perusahaan. Mulai dari mengakses informasi hingga mengirim data-data penting, internet bisa digunakan secara fleksibel ketika dibutuhkan. Meskipun demikian, sambungan internet juga membawa berbagai macam virus yang dapat menyerang berbagai device. Salah satu virus yang cukup dikenal baru-baru ini adalah malware berjenis ransomware. Serangan malware berupa ransomware masih menjadi kasus terpopuler untuk berbagai perusahaan hingga saat ini. Beberapa waktu lalu, ransomware telah menimpa operasional perusahaan kamera Canon di Amerika Serikat. Sejumlah aplikasi operasional seperti email, website, Microsoft Teams, dan layanan dukungan pesan konsumen perusahaan tersebut dikabarkan mengalami gangguan teknis. Sehingga, bantuan dari perusahaan cyber pun dibutuhkan Canon, demi menghindari kebocoran data ke publik.
Apa yang terjadi kepada perusahaan Canon, tentu menjadi perhatian bagaimana serangan tersebut bisa berbahaya bagi sistem IT perusahaan. Jika perusahaan tidak memiliki sistem IT keamanan yang maksimal, maka bersiaplah untuk terkena serangan ransomware. Namun, tahukah Anda apa itu ransomware? Bagaimana cara ransomware bekerja?
Pengertian Malware dan Ransomware
Malware adalah singkatan dari Malicious software. Perangkat lunak ini dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada suatu komputer, server, atau jaringan komputer dengan menggunakan virus. Efek yang diberikan pun bisa lebih berbahaya bagi perusahaan ketimbang untuk personal user. Jika jaringan perusahaan terserang malware, maka bersiaplah terkena gangguan sistem pada komputer. Ransomware adalah salah satu jenis malware yang populer saat ini. Serangan ini dirancang untuk memblokir akses pengguna ke sistem komputer yang digunakan. Selain itu, pelaku biasanya mengancam untuk mempublikasikan maupun menghapus data apabila pengguna tidak membayar uang tebusan (ransom).
Namun, membayar tebusan kepada pelaku juga tidak menjamin data dan sistem yang diblokir bisa dikembalikan dengan aman oleh pelaku. Setelah mengenkripsi file, biasanya ransomware akan membawa jenis malware lain yang dapat menginfeksi sistem jaringan komputer. Sehingga kerusakan pada sistem jaringan dapat terjadi walaupun uang tebusan telah dibayarkan. Berikut adalah langkah-langkah umum tentang bagaimana ransomware bekerja:
Infeksi awal
Ransomware memasuki sistem korban melalui berbagai metode seperti email phishing, situs web yang terinfeksi, atau serangan jaringan. Setelah masuk ke sistem, ransomware mulai menyebar ke sistem yang lebih luas.
Enkripsi data
Setelah ransomware menyebar ke sistem, ia mulai mengenkripsi data pada komputer atau server, termasuk dokumen, gambar, video, dan file lainnya. Selama proses enkripsi, ransomware dapat menambahkan ekstensi unik ke setiap file terenkripsi.
Pemberitahuan tebusan
Setelah selesai mengenkripsi data, ransomware menampilkan pesan yang meminta tebusan dalam bentuk uang atau mata uang digital tertentu untuk mengembalikan akses ke data yang terenkripsi. Pesan ini seringkali menakutkan dan menyatakan bahwa data korban akan dihapus atau dijual jika tebusan tidak dibayar dalam waktu yang ditentukan.
Pembayaran tebusan
Jika korban membayar tebusan, maka ransomware akan memberikan kunci untuk mendekripsi data korban. Namun, tidak ada jaminan bahwa data tersebut akan dikembalikan sepenuhnya atau tidak akan dijual atau digunakan lagi oleh penyerang.
Menghindari serangan ransomware
Cara terbaik untuk menghindari serangan ransomware adalah dengan memperbarui perangkat lunak dan sistem operasi, tidak membuka email atau lampiran dari pengirim yang tidak dikenal, dan mempertahankan cadangan data secara teratur untuk mengembalikan data dalam kasus terjadi serangan ransomware. Kesimpulannya, ransomware adalah ancaman serius yang dapat menyebabkan kehilangan data yang signifikan dan kerusakan pada sistem. Penting untuk memahami cara kerja ransomware dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari serangan tersebut.

