Upaya UMKM sebagai Penggerak Sektor Ekonomi Indonesia

Dalam menghadapi tantangan global UMKM harus bisa bertahan dan berkembang seiring dengan arus globalisasi dan ketatnya persaingan ekonomi. UMKM juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi indonesia ditengah permasalah perekonomian global. Hal ini juga dapat ditunjukkan melalui jumlah pelaku UMKM yg terus bertambah pasca krisis ekonomi. Ditengah tingginya persaingan, UMKM harus mampu berkembang melalui trobosan baru dalam produk dan jasa, pengembangan teknologi, peningkatan kualitas tenaga kerja, ataupun perluasan pemasaran. Dengan demikian UMKM juga berupaya sebagai penggerak ekonomi Indonesia.
Beberapa upaya nya adalah menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Semakin banyaknya pelaku UMKM, semakin banyak juga penyerapan tenaga kerja oleh UMKM itu sendiri. Daya serap dunia usaha pada tahun 2020 menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar yaitu 97%, Menurut data kementrian investasi / BKPM, UMKM (kementrian investasi/BKPM, n.d.). Dengan banyaknya jumlah UMKM di Indonesia membuat semakin banyak terbukanya lapangan pekerjaan. Dan hal ini akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Tidak hanya menekan angka kemiskinan dan pengangguran saja. UMKM juga berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto. Pada bulan Maret 2021, kontribusi UMKM terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai Rp8.573,89 triliun (Kemenkop, 2021). Hal ini juga berkaitan dengan terus bertambahnya pelaku UMKM. sehingga menjadikan upaya UMKM sebagai penggerak sektor ekonomi Indonesia semakin berkembang baik.
Beberapa UMKM juga sudah mampu bersaing dengan usaha-usaha internasional. Kabar baiknya upaya itu membawa keuntungan bagi negara. Dimana UMKM membantu pemasukan bagi negara berupa devisa. Jika devisa negara berada pada tingkat yang tinggi, maka bisa dikatakan keuangan negara pada posisi yang baik. Sehingga mampu membawa roda perekonomian Indonesia berjalan aman. Karena UMKM mampu beradaptasi disetiap kondisi ekonomi global dan terus berkembang dalam segala aspek sehingga mampu mendorong kondisi ekonomi Indonesia saat sedang tidak baik.

