Teknik Informatika dan Filsafat

Cakupan filsafat sangat luas bahkan ilmu pengetahuan modern sendiri lahir dari filsuf. Filsafat mempertanyakan segalanya, mencoba mengungkap hal-hal sepele dalam kehidupan sehari-hari dan menemukan kebenaran sejati di baliknya. Filsafat bersifat spekulatif dan lebih ke arah hipotesis, artinya argumentasi dalam cenderung tidak dapat dibuktikan. Pertanyaan tentang apa arti hidup, misalnya, tidak dapat dibuktikan, hanya dapat diperdebatkan, dan membiarkan orang memilih argumen mana yang akan dipilih. Filsafat juga dapat diartikan sebagai cara memandang dunia, karena berpendapat tentang dunia, maka manusia akan mempunyai pandangan tentang dunia, dan karena manusia dapat memilih argumentasi mana yang menurutnya benar, maka manusia mempunyai pandangan yang berbeda-beda tentang dunia.
Setiap orang memiliki filosofinya masing-masing, setiap orang tanpa kecuali. Anda beribadah karena Anda menganut pandangan filosofis yang berpendapat bahwa ada entitas lain di luar alam semesta ini yang sudah ada jauh sebelum alam semesta. Pengertian filsafat di atas tidak sepenuhnya benar, karena memang sulit untuk mendefinisikannya secara tepat, namun begitulah gambarannya. Jika Anda ingin mengetahui seperti apa filsafat itu, Anda bisa langsung merasakan filsafat dengan membaca karya-karya para filsuf seperti Plato, Aristoteles, Immanuel Kant, G.W.F. Hegel, Karl Marx, Friedrich Nietzsche, Bertrand Russell, dll., atau setidaknya membaca buku pengantar tentang seperti Dunia Sophie karya Jostein Garder. Saya rasa kamu akan sulit memahami filsafat jika membaca novel Dilan 1990 atau novel di Wattpad.
Banyak mahasiswa yang anti terhadap bidang ilmu di luar jurusan pilihannya. Mereka berpikir seolah-olah setiap bidang ilmu berdiri sendiri. Kuasai saja ilmu yang mereka pilih (baca: berguna untuk kerja) dan melupakan ilmu lainnya, mereka terlalu fokus pada pohon hingga melupakan hutan. Banyak yang bertanya kepada saya karena saya terlalu pusing dengan mata kuliah yang berbau matematika, “Apa hubungannya matematika dengan jurusan yang saya pilih?” Terlepas dari kesalahan metode pengajaran di kampus saya, teknik informatika dan matematika memiliki keterkaitan, bahkan sangat erat.

