• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Sejarah dan Perkembangan Bulutangkis di Indonesia

    Sejarah dan Perkembangan Bulutangkis di Indonesia

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 24/02/2023
    Sejarah
    Illustrasi Sejarah dan Perkembangan Bulutangkis Indonesia

    Awal mula sejarah bulutangkis berasal dari India, tepatnya di kota Pune pada tahun 1870. Pada awalnya, permainan ini disebut dengan nama “Poona” karena dimainkan di kota Poona. Permainan ini kemudian dibawa ke Inggris oleh tentara Inggris yang berada di India pada akhir abad ke-19. Di Inggris, permainan ini semakin berkembang dan munculah aturan-aturan yang resmi untuk permainan bulutangkis. Setelah itu, bulutangkis menyebar ke negara-negara lain di dunia, termasuk Indonesia. Bulutangkis pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada awal abad ke-20 oleh seorang pejabat Inggris bernama Wiliam Hamilton Gibson. Pada tahun 1900, Gibson membuka klub bulutangkis di Bandung yang diberi nama “Badminton Club”. Klub ini kemudian menjadi pusat perkembangan bulutangkis di Indonesia.

    Pada tahun 1951, Indonesia memperoleh sejarah untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang pertama di London. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil memenangkan medali perak di nomor ganda putra dan medali perunggu di nomor tunggal putra. Kemenangan ini membuat bulutangkis semakin populer di Indonesia. Setelah itu, prestasi bulutangkis Indonesia semakin meningkat dan berhasil meraih banyak gelar juara dunia dan medali emas di berbagai ajang internasional seperti Olimpiade dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Indonesia juga terkenal sebagai negara yang menghasilkan banyak pemain bulutangkis terbaik dunia, seperti Taufik Hidayat, Susi Susanti, Alan Budikusuma, dan masih banyak lagi. Hingga kini, bulutangkis masih menjadi olahraga yang populer dan diminati di Indonesia, dengan banyak klub dan kompetisi bulutangkis yang diadakan di seluruh Indonesia.

    Bulutangkis atau Badminton

    Kedua nama tersebut benar digunakan untuk menyebut olahraga yang sama. Namun, secara resmi, nama olahraga ini adalah bulutangkis (bahasa Inggris: badminton) berdasarkan keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Di Indonesia, olahraga ini lebih dikenal dengan nama bulutangkis daripada badminton. Nama bulutangkis sendiri berasal dari bahasa Jawa “bulu tangkis” yang secara harfiah berarti “permainan bulu ayam” karena bulutangkis dimainkan dengan raket yang memukul bola bulu yang berbentuk seperti bulu ayam. Sementara itu, kata badminton berasal dari nama sebuah kota kecil di Inggris yaitu Badminton, tempat di mana permainan ini dikembangkan dan dimainkan secara resmi pada awal abad ke-19.

    Dalam bahasa Indonesia, kedua nama tersebut dapat digunakan secara bergantian untuk menyebut olahraga ini, meskipun nama bulutangkis lebih sering digunakan. Namun secara resmi, nama olahraga ini adalah bulutangkis.

    Penjelasan Sistematis permainan Bulu tangkis

    Berikut adalah penjelasan sistematis tentang cara bermain bulutangkis:

    1. PersiapanSebelum memulai pertandingan bulutangkis, pastikan Anda sudah melakukan persiapan yang cukup, seperti melakukan pemanasan untuk menghindari cedera. Pastikan pula bahwa peralatan yang Anda gunakan, seperti raket dan shuttlecock, sudah dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar yang ada.
    2. LapanganLapangan bulutangkis berukuran 13,4 m x 5,18 m untuk nomor tunggal dan 13,4 m x 6,1 m untuk nomor ganda. Lapangan ini dibagi menjadi dua bagian oleh net atau jaring yang memiliki tinggi 1,55 m di bagian tengah dan 1,524 m di bagian tepi. Setiap bagian lapangan memiliki area servis yang dibatasi oleh garis servis.
    3. Poin dan ServisSetiap pertandingan bulutangkis terdiri dari 3 game, dimana setiap game terdiri dari 21 poin. Pemain yang berhasil mencetak 21 poin terlebih dahulu akan menjadi pemenang game tersebut. Jika skor sama 20-20, maka game akan dilanjutkan hingga salah satu pemain mencapai selisih 2 poin.

    Pertandingan dimulai dengan servis yang dilakukan oleh salah satu pemain. Pemain yang melakukan servis harus berdiri di dalam area servis dan shuttlecock harus di servis di atas net ke area servis lawan. Setelah servis dilakukan, pemain yang melakukan servis bermain sebagai server dan pemain lawan bermain sebagai receiver.

    Pukulan Ada berbagai jenis pukulan dalam bulutangkis, antara lain:

    • Servis: pukulan untuk memulai game dan setiap kali giliran servis berganti.
    • Clear: pukulan untuk melempar shuttlecock ke area belakang lapangan lawan.
    • Smash: pukulan keras untuk mematikan shuttlecock.
    • Drive: pukulan keras yang dilakukan dengan tujuan mempercepat shuttlecock.
    • Drop: pukulan yang dilakukan dengan tujuan membuat shuttlecock jatuh di dekat net.
    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Saingi WhatsApp, Telegram Dikabarkan Buat Layanan Premium
    24/02/2023

    Next post

    RI Butuh 600 Ribu SDM Melek Digital per Tahun, Apa Usaha Pemerintah?
    24/02/2023

    You may also like

    file registry
    cara memperbaiki file registry Windows yang hilang
    24 July, 2026
    cara memperbaiki UPS
    Cara Memperbaiki UPS agar Listrik Tetap Stabil dan Perangkat Elektronik Lebih Aman
    23 July, 2026
    Administrasi Kantor
    Tips Menyusun File dengan Baik untuk Administrasi Kantor
    22 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area