Riwayat Penemuan Virus

Virus adalah mikroorganisme patogen atau merugikan yang hanya dapat bertahan hidup dengan menginfeksi sel inang yang ada pada makhluk hidup atau organisme lain. Beberapa contoh riwayat virus meliputi:
- Herpes
- Ebola
- HIV atau AIDS
- Influenza
- Hepatitis dan lain-lain.
Istilah “virus” berasal dari bahasa Latin, yaitu “virion” yang berarti racun. Riwayat penelitian tentang virus dimulai pada tahun 1883 ketika muncul suatu penyakit pada tanaman tembakau yang disebut Tobacco Mosaic Virus (TMV).
- Adolf Mayer Pada tahun 1883, Adolf Mayer, seorang ahli kimia pertanian asal Jerman, menginvestigasi penyebab penyakit mosaik pada tanaman tembakau. Tanaman tersebut menunjukkan gejala bercak-bercak dan warna belang pada daunnya. Mayer mencoba menyemprotkan getah yang diekstraksi dari daun tanaman sakit ke tanaman lainnya dan menyimpulkan bahwa itu adalah penyakit menular. Meskipun Mayer tidak dapat menemukan mikroba di dalam getah tersebut, dia menyimpulkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang ukurannya lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.
- Dmitri Ivanovsky Pada tahun 1892, Dmitri Ivanovsky, seorang ahli mikrobiologi asal Rusia, melanjutkan penelitian virus dengan mencoba menyaring getah tembakau yang sakit menggunakan saringan khusus untuk bakteri. Meskipun sudah disaring, getah tersebut masih menyebabkan penyakit mosaik ketika disemprotkan ke tanaman sehat. Ivanovsky bersikeras bahwa bakteri tersebut sangat kecil, meskipun melewati proses penyaringan.
- Martinus Beijerinck Pada tahun 1898, Martinus Beijerinck, seorang ahli mikrobiologi dan botani asal Belanda, melanjutkan penelitian tentang bakteri kecil yang diyakini Ivanovsky. Beijerinck menemukan bahwa ini merupakan partikel mikroskopis yang lebih kecil dari bakteri dan dapat bereproduksi serta tidak mati ketika dimasukkan ke dalam alkohol. Ia menyebut partikel ini sebagai “virus lolos saring.”
-
Wendell Stanley Pada tahun 1935, Wendell Stanley, seorang ahli biokimia asal Amerika, berhasil mengkristalkan partikel penyakit mosaik pada tembakau. Dia memurnikan virusnya dan dapat melihatnya di bawah mikroskop elektron. Stanley menunjukkan bahwa penyakit ini mengandung protein dan asam ribonukleat (RNA). Berkat penelitiannya, penyakit tersebut dinamai Tobacco Mosaic Virus (TMV) atau virus mosaik tembakau.

