• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Prosa Kecil untuk Indonesia

    Prosa Kecil untuk Indonesia

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 31/01/2023

    indonesia

    Kisah tentang negeri indonesia yang tengah berjuang melepaskan diri dari ketergantungan hidup pada negeri lain. Negeri kaya raya yang penghuninya tidak menyadari bahwa penjajah ekonomi tidak butuh senapan dan seragam militer. Tetapi dengan menina-bobokan orang-orang yang malas, menawarkan kemudahan, menyajikan keistimewaan. Hampir setengah abad menikmati zona nyaman yang mahal. Sumber Daya Alam bukan lagi asset, tetapi komoditas yang dijual mentah dan murah. Lalu kita membelinya lagi dengan harga mahal.

    Mari kita buka satu persatu :
    1. Di siang hari yang panas kita minum sebotol AQUA, yang 74% sahamnya milik Danone dari PERANCIS.
    2. Sebelumnya di pagi hari secangkir Teh SARIWANGI yang 100% saham milik Unilever dari INGGRIS menemani aktivitas kita.
    3. Bahkan seorang bayipun sudah mengkonsumsi produk yang bukan lagi milik negerinya, karena Susu SGM kini 82% sahamnya dikuasai Numico BELANDA.
    4. Lalu mandi pakai Lux dan gosok gigi dengan Pepsodent, kembali lagi keuntungan milik  Unilever INGGRIS.
    5. Bagaimana dengan sarapan pagi kita? Begitu nikmatnya beras impor dari THAILAND.
    6. Dan bagi mereka yang suka merokok, boleh hisap rokok produk Sampoerna Grup yang 97% saham milik Philip Morris AMERIKA meski tembakaunya dari lereng pegunungan kita.
    7. Tak jauh dari rumah, di jalan raya kita sudah dikepung motor, angkot atau mobil buatan Jepang, China, Eropa.
    8. Atau sesampai di kantor, AC buatan Jepang, Korea, China menyejukan aktifitas kita.
    9. Belum lagi komputer, hp, PC Tablet, tak ada satupun kita mau memproduksinya, meskipun sebenarnya bisa.
    10. Mau bangun rumah, gedung sekolah atau Pos Ronda sekalipun, dengan semen Tiga Roda, Indocement, yang sekarang milik Heidelberg JERMAN yang menguasai 61,07% sahamnya. Begitu juga Semen Gresik, milik Cemex MEXICO, Semen Cibinong milik Holcim SWISS.
    10. Dan kini kenyataannya harus impor susu sapi sampai 90%, yang mesti didatangkan dari SELANDIA BARU.
    11. Jagung dibeli dari India, Argentina, dan AS.
    12. Kedelai impor 70 persen dari AS, Malaysia, Brasil, dan Thailand.
    13. Terigu impor 100 persen dari Australia.
    14. Belum pula daging sapi impor 60 persen dari Australia.
    15. Tak cuma garam yang kita beli 50 persen dari Australia, India, Singapura, tapi juga dari Selandia Baru, dan Jerman.
    16. Satu lagi yang membuat kita tak habis fikir. Ikan asin pun tak luput dari impor. Padahal 40 jenis ikan impor itu, ternyata ada di perairan kita
    17. Bungkusan plastik, serat fiber atau tenda biru terpal bahan utamanya Polypropylene sebenarnya bisa kita buat seandainya jutaan ton batubara tidak kita jual mentah. Petrokimia berbahan batubara penghasil methanol menjadi biang plastik ember, peralatan dapur hingga slebor sepeda motor kita.

    Jadi adakah yang salah dari kebijakan pemerintah indonesia Jokowi yang mengambil alih blok Rokan, Saham Freeport, membangun pabrik Nikel, Membatasi ekspor Batubara hingga yang terakhir CPO? Semua dilakukan dalam rangka menyikapi ironisnya 17 daftar di atas dari ratusan daftar impor lain yang tak sampai hati jika dituliskan semua.

    Negara indonesia yang ekonominya sudah dikuasai kapitalis butuh Pemimpin yang mencintai negerinya, layaknya mencintai ibu yang melahirkannya. Karena sesungguhnya melawan Kapitalis hanya butuh nyali yang tak pernah takut kehilangan apapun, baik jabatan dan kemewahan. Berpikir tentang anak cucu menjadi janji masa depan yang sesungguhnya. Sedangkan janji surga biarkan sepenuhnya jadi urusan Tuhan tanpa embel-embel ceramah di mimbar.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    58 Penipu Kurir Kirim Foto Palsu Ditangkap, Korban Rugi Rp 11,9 Miliar
    31/01/2023

    Next post

    Telkom Komitmen Cegah Perubahan Iklim Lewat Pelestarian Lingkungan
    31/01/2023

    You may also like

    Kuliah Jarak Jauh
    Strategi Pengembangan Kuliah Jarak Jauh yang Lebih Efisien
    16 July, 2026
    listrik mandiri
    Pengembangan Listrik Individu untuk Kehidupan Mandiri: Solusi Energi Masa Depan
    15 July, 2026
    cara memanfaatkan aki bekas untuk listrik mandiri
    Cara Memanfaatkan Aki Bekas untuk Listrik Mandiri
    14 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area