• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Perjalanan Pendidikan Nasional

    Perjalanan Pendidikan Nasional

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 12/11/2022
    Perjalanan
    Illustrasi Perjalanan Pendidikan Indonesia

    Sebelum kemerdekaan dicapai Indonesia, pendidikan pada zaman kolonial Belanda sama sekali tidak memperhatikan tentang pendidikan kebudayaan. Mereka hanya mementingkan pengajaran dan berfokus pada pendidikan intelektualitas. Hal tersebut tidak mutlak salah. Namun, sebagai bangsa yang kaya akan budaya, menurut Ki Hadjar Dewantara anak-anak Indonesia harus diajarkan tentang kebudayaan bangsa karena itulah jiwa rakyat Indonesia dan adat istiadat menjadi petunjuk yang berharga bagi bangsa Indoensia. Cinta kasih, semangat tolong-menolong, dan bertanggungjawab merupakan budi pekerti yang harus ditanamkan melalui pendidikan Indonesia.

    Pada zaman kolonial, pendidikan dan pengajaran diserahkan sepenuhnya kepada para pendeta Kristen, keterampilan yang diajarkan pada saat itu adalah berhitung, membaca dan menulis sederhana dengan tujuan untuk membantu administrasi level rendah pemerintah Belanda. Namun, perjalanan pada 1920 muncullah cita-cita baru untuk perubahan radikal dalam pendidikan Indonesia, pada tahun 1922 lahir Taman Siswa sebagai gerbang jiwa rakyat untuk merdeka dan bebas setelah kemerdekaan bangsa Indonesia. Taman siswa dikemas atas dasar-dasar kebutuhan yang sejajar dengan masyarakat Indonesia. Artinya, pendidikan oleh Taman Siswa tidak ditujukan untuk golongan tertentu saja, tetapi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Tujuan pokok yang hendak dicapai adalah terlaksananya pendidikan dan pengajaran secara merata, sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan di atas perbedaan.

    Pendidikan Nasional harus mengedepankan garis-garis bangsanya (kultural nasional) dan ditujukan untuk keperluan peri kehidupan. Pendidikan budi pekerti harus dituangkan dalam pendidikan nasional sebagai ruh kebangsaan, menuju ke arah keluhuran dan kesucian hidup batin, serta ketertiban dan kedamaian hidup lahir. Menurut Ki Hadjar Dewantara, keinginan untuk merdeka harus dimulai dengan mempersiapkan individu yang bebas, mandiri dan pekerja keras.

    Konsep pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pendidikan mengedepankan pada kodrat alam dan kemerdekaan. Kodrat alam adalah suatu batas perkembangan potensi kodrati yang dimiliki anak dalam perkembangan kepribadiannya yang dapat dituntun untuk dikembangkan. Sedangkan, kemerdekaan mengandung arti kebebasan untuk mengatur dirinya sendiri dengan syarat tertib damai dalam bermasyarakat. Anak diberikan kebebasan berpikir untuk mengembangkan kemampuan berpikir, kreatifitas, dan bakat yang ada dalam dirinya dan tidak terhambat oleh orang lain.

    Pendidikan harus dapat menjembatani individu untuk dapat berkembang sesuai potensinya. Kemerdekaan dalam pendidikan artinya pendidikan memberikan materi atau kebutuhan individu dari yang esensial dan bersifat fleksibel sesuai minat, kebutuhan dan karakteristik individu. Perjalanan pendidikan merdeka menurut Ki Hadjar Dewantara tidak mematikan potensi siswa, tidak ada paksaan untuk siswa harus melakukan sesuatu. Namun, siswa dapat melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diminatinya dengan diimbangi arahan dan bimbingan dari seorang pendidik.

    Konsep pemikiran Ki Hadajr Dewantara merupakan buah pikiran yang berkaitan dengan model pendidikan modern yang mengadopsi konsep-konsep pendidikan dari Montessori, Frobel dan tokoh lainnya. Sebagai elite intelektual modern, dengan pengalaman yang cukup lama di negeri Belanda, Ki Hadjar Dewantara mengenal sistem pendidikan Barat.

    Meskipun demikian, setelah kembali ke Indonesia, Dewantara tidak langsung mengembangkan sistem pendidikan tersebut di Indonesia secara mentah, tetapi justru menggali gagasan-gagasannya, kemudian disesuaikan dengan kultur budaya masyarakat Indonesia. Beliau memanfaatkan pengalamannya sebagai relasi oposisi sehingga lebih mematangkan konsep-kosep asli yang berhasil digalinya tersebut. Kenyataan menunjukkan bahwa konsep-konsep tersebut masih relevan sampai sekarang dalam pendidikan Indonesia.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Drone Susah Dijegal? Cek dulu Teknologi Canggih Militer China
    12/11/2022

    Next post

    Bangkitnya Perekonomian Indonesia Setelah Penjajahan
    12/11/2022

    You may also like

    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026
    Sungai
    Pencemaran Air Sungai Mempengaruhi Lingkungan yang Sehat
    2 July, 2026
    Polusi
    Mengatasi Polusi Udara dengan Memperbaiki Lingkungan
    1 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area