• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Perbedaan Kualitas antara Pendidikan Negara Maju dan Berkembang

    Perbedaan Kualitas antara Pendidikan Negara Maju dan Berkembang

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 14/11/2022
    perbedaan
    Illustrasi : Perbedaan Pendidikan Pada Negara Maju

    Pendidikan modern diperkenalkan di Indonesia pada masa pemerintahan kolonial Belanda, ketika sistem sekolah tradisional seperti Pesantren dilengkapi dengan sekolah berbahasa Belanda untuk anak-anak penjajah dan elit administrasi lokal, serta sekolah desa atau sekolah rakyat yaitu sekolah” bagi rakyat jelata Indonesia. Sistem itu elitis dan hanya dapat diakses oleh segelintir orang terpilih. Setelah kemerdekaan pada tahun 1945, Indonesia secara konstitusional mengabadikan pendidikan sebagai hak semua warga negara Indonesia dan berusaha membangun sistem pendidikan massal yang lebih egaliter dan inklusif.

    Perbedaan pendidikan antara negara maju dan berkembang mempunyai perbedaan yang mencolok terutama akses masyarakat untuk pendidikan di negara berkembang. Indonesia dengan populasi penduduk keempat terbesar dengan populasi yang besar tentu memerlukan perkembangan yang baik dari segi sumber daya manusia tetapi Indonesia menduduki peringkat 116 dari 189 pada Indeks Pembangunan Manusia PBB. Untuk menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas tinggi bagi warganya, Indonesia masih berjuang untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Indonesia memiliki tingkat literasi lebih rendah dari negara Asia Tenggara lainnya.

    Anak-anak dari keluarga yang memiliki ekonomi kurang memadai, anak-anak penyandang disabilitas, dan anak-anak yang tinggal di bagian negara yang kurang berkembang adalah yang paling beresiko dikeluarkan dari sekolah. Misalnya banyak anak-anak yang putus sekolah agar dapat membantu ekonomi keluarganya dengan bekerja. Analisis terbaru dari Data Antar Sensus (SUPAS 2015) menunjukkan bahwa 57 persen anak penyandang disabilitas usia sekolah tidak bersekolah. Di bagian negara yang kurang berkembang anak-anak kesulitan mendapatkan akses pendidikan dimana sekolah jauh dari tempat tinggal mereka dan dengan transportasi yang kurang mendukung membuat banyak murid kesulitan untuk bersekolah.

    Saat ini, pendidikan wajib di Indonesia dan ditawarkan gratis hingga kelas sembilan. Meskipun pemerintah sedang berupaya menyediakan sekolah gratis untuk kelas 10-12, ini belum tercapai. Pendidikan dini diprioritaskan dan tingkat kehadiran pra-sekolah tinggi. Namun, ada kesenjangan antara gender dan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Misalnya, APK prasekolah nasional (rasio partisipasi kasar) secara signifikan lebih rendah di Papua dan Maluku, pulau-pulau terpencil di Indonesia, yaitu kurang dari 50% pada tahun 2014

    Banyak anak yang bersekolah berjuang untuk memperoleh bahkan keterampilan akademis dasar. Kurang dari setengah siswa berusia 15 tahun di Indonesia mencapai tingkat kemahiran minimum dalam membaca dan kurang dari sepertiga dari mereka melakukannya dalam matematika (PISA 2015). Remaja juga kehilangan kesempatan untuk mengembangkan potensi penuh mereka. Dari 46 juta remaja di Indonesia, hampir seperempat dari usia 15 hingga 19 tahun tidak mengenyam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan. Pengangguran kaum muda sekitar 15 persen.

    Tingkat pencapaian pendidikan tinggi juga sangat rendah di Indonesia. Persentase penduduk Indonesia yang berusia di atas 25 tahun yang telah memperoleh minimal gelar sarjana pada tahun 2016, kurang dari 9%. Angka ini merupakan yang terendah dari semua negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Ada sedikit insentif untuk menyelesaikan pendidikan tersier karena tingkat pengangguran yang tinggi, bahkan bagi mereka yang bergelar sarjana.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Menang Slot Bekas Indosat, Telkomsel Perluas 5G
    14/11/2022

    Next post

    Abstrak: Tingkat Kesulitan Tertinggi yang Disepelekan
    14/11/2022

    You may also like

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Apa Itu AI dan Bagaimana Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
    24 January, 2026

    AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem komputer meniru cara berpikir dan belajar manusia. AI bisa mengenali pola, memahami bahasa, membuat keputusan, bahkan belajar dari pengalaman tanpa harus diprogram ulang secara manual. Contoh Sederhana …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    logo-lke-uma

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area