• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Perang Teknologi, Korea Selatan Terjepit antara AS dan Cina

    Perang Teknologi, Korea Selatan Terjepit antara AS dan Cina

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 19/08/2023
    Perang
    Perang Teknologi AS dan Cina

    Perusahaan produsen cip semikonduktor asal Korea Selatan dalam posisi sulit seiring Amerika Serikat menyalurkan insentif hampir US$ 53 miliar atau sekitar Rp 781 triliun. Produsen asal Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, khawatir kehilangan Cina sebagai mitra dagang dan bisnisnya. Saat ini Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan manufaktur chip di Korea Selatan, karena khawatir perannya dikalahkan oleh Cina dalam rantai pasokan global. Dikutip dari The Star, Korea Selatan ingin perang berada pada posisi yang berimbang di antara dua mitra dagang besarnya. Produsen Samsung Electronics dan SK Hynix memilih menghindari konflik geopolitik yang dapat merusak kepentingan bisnis. Tekanan dari Washington diperkirakan akan meningkat setelah Presiden AS Joe Biden menandatangani Undang-undang Chips and Science Act pada Selasa (9/8).

    Pengesahan undang-undang tersebut, meningkatkan upaya Washington untuk membentuk Aliansi Chip 4, sebuah kemitraan yang mencakup Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang. Beijing melihat aliansi ini sebagai plot pemerintah AS untuk mengecualikan Cina dari rantai pasokan semikonduktor global. Ekonom senior Asia-Pasifik bank investasi Natixis Gary Ng mengatakan jika Samsung dan SK Hynix memanfaatkan pendanaan dari Washington, kemungkinan besar mempengaruhi ekspansi kedua perusahaan mereka di Cina. Dengan menerima bantuan AS, penerima subsidi dilarang memperluas produksi di Cina di luar “semikonduktor lama” – yang didefinisikan sebagai chip yang dibuat dengan teknologi proses 28 nanometer atau lebih lama – selama 10 tahun. Pemerintah AS memiliki kuasa perang untuk memutuskan apa yang akan diklasifikasikan sebagai perangkat warisan di segmen pasar chip memori, di mana Samsung dan SK Hynix adalah dua produsen terbesar di dunia.

    Namun, Samsung dan SK Hynix telah melakukan investasi besar dan kuat untuk membangun dan mengoperasikan pengecoran chip di daratan China. Karenanya, tidak mungkin bagi kedua perusahaan, untuk meninggalkan aset dan kepentingan bisnis di negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu. Peneliti semikonduktor senior dari Institut Riset Ekonomi Taiwan Arisa Liu mengatakan Korea Selatan berada dibawah tekanan yang lebih besar dibandingkan Taiwan. Hal tersebut didasari pada investasi Samsung di China sejak 2012 telah mencapai US$ 25,8 miliar. Dua pabrik Samsung di Xian menyumbang 42% dari total kapasitas produksi NAND flash (chips) perusahaan. “Jika dua pabik besar di Cina ini tidak lagi dapat menggunakan proses (manufaktur chip yang lebih maju, mereka mungkin secara bertahap kehilangan daya saing mereka,” kata Liu. Sementara itu, SK Hynix memiliki pabrik di Wuxi yang menyumbang 45% dari total kapasitas produksi dynamic random-access memory (DRAM) perusahaan.

    Menjaga agar operasi manufaktur di Cina tetap relevan dalam industri semikonduktor global mencerminkan bagaimana pemerintah Seoul menyelesaikan pekerjaan mereka, saat mereka menavigasi perairan diplomatik yang berombak antara AS dan Cina. Pada hari yang sama dengan disahkannya UU Chips dan Science Act di AS, perwakilan Cina dan Korea Selatan bertemu di Qingdao dalam rangka perjanjian memperkuat ikatan dan rantai pasokan yang stabil di tengah ketegangan geopolitikMengkritik undang-undang baru AS, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan Cina menentang politisasi ekonomi dan persenjataan perdagangan. Sebelumnya Presiden Korea Selatang Yoon Suk Yeol berusaha menenangkan atas negara yang bergabung dengan Chip 4 Alliance yang dipimpin AS dan berjanji untuk memberikan prioritas pada kepentingan nasional dalam menentukan tindakan Seoul. “Instansi pemerintah terkait akan mempelajari dan mendiskusikan masalah ini untuk menjaga kepentingan nasional,” kata Yoon. Namun, baik Samsung dan SK Hynix telah melakukan lindung nilai dengan rencana manufaktur semikonduktor baru yang besar di AS. Pada Juli, Biden memuji rencana dari perusahaan induk SK Hynix, SK Group, yang menginvestasikan US$ 22 miliar dalam proyek semikonduktor, energi hijau, dan biosains di AS.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Hari Ulang Tahun RI Ke 78
    19/08/2023

    Next post

    Simak 3 Fitur Privasi Baru WhatsApp Tingkatkan Keamanan Pengguna
    20/08/2023

    You may also like

    administrasi
    Tips dan Trik Menjalankan Administrasi untuk Perusahaan
    6 July, 2026
    administrasi
    Mengatasi Penumpukan Administrasi Melalui Kerja Keras Pegawai
    4 July, 2026
    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area