• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Peran Penting Iptekin terhadap Kemajuan Sebuah Bangsa

    Peran Penting Iptekin terhadap Kemajuan Sebuah Bangsa

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 07/02/2023
    Iptekin
    Ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi (Iptekin) adalah salah satu elemen kunci dalam mendorong dan mempercepat pembangunan ekonomi di suatu negara.

    Ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi (Iptekin) adalah salah satu elemen kunci dalam mendorong dan mempercepat pembangunan ekonomi di suatu negara. Iptekin atau yang dalam bahasa global disebut sebagai science, technology, and innovation (STI) juga menjadi key driver bagi berbagai negara-negara maju yang tergabung di dalam Organization for Economics Cooperation and Development (OECD) seperti Austria, Amerika Serikat, Swedia, Italia, Inggris, Belanda, Perancis, dan negara-negara Eropa lainnya.

    Bahkan negara-negara Newly Industrializing Economies (NIEs) yang sempat tertinggal secara ekonomi namun kemudian dapat mengejar dan mempercepat pembangunan seperti China, Korea Selatan, dan Taiwan, sangat bergantung pada apa yang disebut dengan knowledge-based economy (KBE). Terlebih, negara-negara tersebut, terutama Korea Selatan dan Taiwan, sangat minim akan bahan-bahan tambang atau sumber daya alam lainnya.

    Berbagai studi telah menunjukkan bagaimana negara-negara maju dan juga NIEs memberikan prioritas kepada pengembangan iptekin nasional guna mendorong aktivitas perekonomian di suatu negara. Bahkan di antaranya juga sudah mulai menekankan aspek sosial, kelembagaan, dan budaya yang mempengaruhi pengembangan iptekin nasional.

    Hal ini kemudian melahirkan berbagai konsep pengembangan iptekin secara komprehensif baik dari pendekatan cakupan tujuan secara nasional yang kemudian disebut sistem inovasi nasional (SIN), dari pendekatan kedekatan geografi (geography proximity) yang kemudian disebut sebagai sistem inovasi wilayah/daerah (SIDA), dari pendekatan sektor tertentu yang kemudian disebut sebagai sistem inovasi sektoral (SIS), dan kemudian juga didekati dengan aspek teknologi atau yang disebut sebagai technological innovation system (TIS).

    Ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi (Iptekin) adalah salah satu elemen kunci dalam mendorong dan mempercepat pembangunan ekonomi di suatu negara.

    Saat ini, diskursus terkait ekosistem inovasi juga meningkat seiring banyak cendekiawan yang menggagas dan mendiskusikan hal tersebut baik di berbagai negara dan sektor.

    Negara-negara berkembang juga tengah berupaya mengejar ketertinggalan ekonomi mereka melalui pendekatan iptekin (technology catch-up) sejak tahun 1990-an. Sejumlah upaya yang dilakukan termasuk di antaranya mengembangkan berbagai konsep sistem inovasi sebagai bagian dari pengejaran dan akselerasi pembangunan ekonomi dari negara-negara maju atau NIEs tersebut dengan memperhatikan berbagai aspek mulai ekonomi, sumber daya alam, kebijakan pemerintah, organisasi/kelembagaan, sosial, dan aspek eksternal/lingkungan yang begitu luas dan kompleks.

    Tidak sedikit pula negara- negara sedang berkembang yang dalam implementasinya menemui banyak kendala sehingga mengakibatkan akselerasi pengembangan iptekin di negaranya menjadi terhambat. Akibatnya, KBE seringkali menjadi tataran konsep di dalam dokumen-dokumen pemerintah atau hanya sebagai wacana yang disuarakan dari tahun ke tahun. Meniru secara langsung, mereplikasi, mengadaptasi, mengabsorbsi iptekin dan sistem inovasi dari negara-negara maju atau negara-negara yang sudah berhasil menerapkan hal tersebut menjadi salah satu praktik terbaik yang dilakukan oleh negara-negara sedang berkembang seperti halnya Indonesia.

    Namun demikian, seringkali implementasi kebijakan tersebut tidaklah berjalan sesuai dengan rencana atau tidak mencapai tujuan, karena seringkali apa yang dilihat dan dipraktikkan oleh negara-negara sedang berkembang memiliki konteks dan konten yang berbeda. Hal ini tentu memerlukan intervensi khusus dimana pemerintah menjadi salah satu aktor penting dalam menumbuhkembangkan iptekin nasional baik dengan belajar dari negara-negara maju atau yang sudah berhasil, maupun dengan cara mengembangkan kemampuan berdasar kekuatan dan sumber daya lokal yang dimiliki oleh negara-negara tersebut.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    [Kamis, 09 Februari 2023] [14:00] Undangan Rapat Tinjauan Manajemen Evaluasi Kinerja Pembelajaran Semester Ganjil TA. 2022/2023
    07/02/2023

    Next post

    Cara Baru Sekolah Online di Metaverse
    07/02/2023

    You may also like

    cara memanfaatkan aki bekas untuk listrik mandiri
    Cara Memanfaatkan Aki Bekas untuk Listrik Mandiri
    14 July, 2026
    air sumur
    Tips dan Trik Menjernihkan Air Sumur Bor yang Kuning
    13 July, 2026
    listrik
    Pengembangan Listrik Mandiri Sederhana untuk Rumah Pribadi
    11 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area