• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Metaverse: Antara Harapan, Ancaman, dan Sisi Kemanusiaan

    Metaverse: Antara Harapan, Ancaman, dan Sisi Kemanusiaan

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 12/01/2023

    Metaverse

    Saat CEO Facebook Mark Zuckerberg memperkenalkan Metaverse, muncul harapan adanya sebuah teknologi baru yang akan membuat kehidupan manusia menjadi semakin lebih baik dan tentu saja menjanjikan kehidupan yang sejahtera di masa depan. Sesuatu yang menakjubkan dan “Beyond” yang akan menjadi bagian dari sejarah peradaban manusia dimana manusia dapat memasuki dunia virtual dan berinteraksi dengan manusia lain maupun dengan sistem berteknologi digital yang tinggi. Lapangan pekerjaan yang baru serta efisiensi dalam bekerja menjadi juga harapan akan kehadiran Metaverse.

    Karenanya kemunculan teknologi ini pada dasarnya mendapat tanggapan positif. Seperti yang dapat dipahami adalah bahwa teknologi yang diciptakan oleh manusia semuanya bertujuan baik, tinggal bagaimana manusia melihat kebaikan dari teknologi itu sendiri dan memanfaatkannya secara benar dan tepat. Teknologi membantu meningkatkan kepribadian manusia dalam memandang segala hal serta menciptakan pekerjaan-pekerjaan masa depan yang lebih terorganisir dan harmonis.

    Namun di sisi lain, sebagai orang awam yang masih kurang pengetahuan mengenai teknologi Metaverse namun sudah mulai cukup mendapatkan pemahaman tentang bagaimana Metaverse itu, timbul keraguan sekaligus kekuatiran akan kehadiran teknologi ini di masa depan. Mungkin saat ini teknologi berbentuk Virtual Reality yang dihadirkan melalui Kacamata Virtual Reality (VR) ini dapat menghadirkan berbagai sensasi menarik dan pengalaman realistik layaknya dunia nyata dan sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses pembelajaran, hiburan, maupun game, tetapi kedepannya perlu mempertimbangkan ancaman dan keamanan bagi manusia itu sendiri.

    Pengalaman mengajarkan bahwa teknologi smartphone sangatlah baik dan membantu manusia dalam berkomunikasi. Namun keasyikan dalam mengakses smartphone dan kurangnya pengontrolan akan penggunaan yang baik dari smartphone membuat manusia kadang tidak lagi fokus terhadap dunia nyata dan keadaan sekitar (hal ini pun dialami juga oleh penulis), dan pada akhirnya sering terjadi “kecelakaan-kecelakaan” yang membahayakan manusia itu sendiri.

    Jika teknologi smartphone yang tidak menuntut penggunaan seluruh panca indera manusia dalam bervisualisasi dapat menyebabkan hal-hal yang merugikan dan membahayakan manusia (seperti misalnya bahaya selfie, kecelakaan mobil, dan sebagainya), maka bagaimana dengan teknologi Metaverse yang saat ini teknologinya menuntut hampir seluruh fokus, perhatian dan panca indera manusia? Bagaimana teknologi ini justru dapat memberikan rasa keamanan dan rasa nyaman yang lebih baik? Dengan teknologi berbentuk kacamata dan tambahan smartphone serta peralatan lainnya yang “menutupi” sebagian wajah kita, bagaimana dapat menjamin tidak akan adanya bahaya yang lebih mengancam?

    Untuk pemakaian di studio, laboratorium, ruang kerja, maupun proyek-proyek di bidang tertentu, teknologi ini cukup penting dan masih memberikan rasa aman dan menarik untuk digunakan. Bagaimana jika kedepannya saat teknologi Metaverse semakin murah dan dikenal, manusia secara sembarangan menggunakannya sambil berjalan kaki, mengendarai motor, duduk di teras rumah atau ruang tamu?

    Bagaimana bila karena terlalu asyik dengan kacamata VR maka manusia tidak menyadari bahwa ada kendaraan yang akan menabrak mereka, bahwa ada keluarga yang sakit dan membutuhkan pertolongan, bahwa rumah mereka ada tamu yang datang berkunjung atau mungkin malahan pencuri? Mereka akan sulit mengetahui bahayanya bila terlalu fokus dan asyik dengan dunia virtual yang ditawarkan oleh Metaverse.

    Semoga saja bila teknologi Metaverse ini akan dikembangkan kedepannya, agar mempertimbangkan dengan baik segala konsekuensi yang mungkin dapat ditimbulkan serta mampu mengantisipasinya. Manusia membutuhkan teknologi yang memiliki sisi kemanusiaan, yaitu yang menghargai nilai-nilai hidup dan martabat manusia. Mungkin saja kedepannya teknologi Metaverse tidak lagi berupa kacamata VR atau mungkin ukurannya sudah menyerupai kacamata biasa dan memiliki ruang bagi manusia untuk dapat tetap fokus terhadap dunia nyata. Alternatif lain adalah teknologi Augmented Reality (AR) melalui smartphone dimana dengan bantuan teknologi proyeksi (projector) manusia dapat menghadirkan dunia virtual ke dunia nyata dengan tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan (seperti menggabungkan teknologi proyeksi dan hologram).

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Pentingnya Caption Dalam Media Sosial
    12/01/2023

    Next post

    Kominfo Bahas Pemilu Digital di India dan Estonia saat Bertemu KPU
    13/01/2023

    You may also like

    Kuliah Jarak Jauh
    Strategi Pengembangan Kuliah Jarak Jauh yang Lebih Efisien
    16 July, 2026
    listrik mandiri
    Pengembangan Listrik Individu untuk Kehidupan Mandiri: Solusi Energi Masa Depan
    15 July, 2026
    cara memanfaatkan aki bekas untuk listrik mandiri
    Cara Memanfaatkan Aki Bekas untuk Listrik Mandiri
    14 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area