Membuat Sketsa Ruangan Menggunakan Arduino

Membuat sketsa ruangan menggunakan Arduino bisa dilakukan dengan memanfaatkan sensor jarak (seperti ultrasonic sensor HC-SR04) yang dipasang pada servo motor untuk memindai area sekitar, dan kemudian mengirimkan data ke komputer untuk divisualisasikan. Berikut adalah panduan umum untuk membuat sketsa atau peta sederhana ruangan secara otomatis dengan Arduino.
🎯 Tujuan
Membuat sketsa ruangan (peta 2D sederhana) dengan sensor yang membaca jarak dari dinding, kemudian menggambarkannya di komputer.
🧰 Alat dan Bahan
-
Arduino Uno / Nano / Mega
-
Sensor Ultrasonik HC-SR04
-
Servo Motor (misal SG90)
-
Kabel Jumper
-
Breadboard
-
Software Arduino IDE
-
Software Visualisasi (misalnya: Processing, Python dengan Matplotlib/Serial)
🔌 Rangkaian Dasar
Koneksi HC-SR04:
-
VCC → 5V
-
GND → GND
-
TRIG → pin 9 Arduino
-
ECHO → pin 10 Arduino
Koneksi Servo:
-
VCC → 5V
-
GND → GND
-
Signal → pin 6 Arduino
🧠 Logika Program Arduino
Servo motor akan bergerak dari 0° hingga 180°, sambil setiap beberapa derajat membaca jarak dari sensor ultrasonik. Nilai jarak dan sudut dikirim lewat serial.
Contoh Kode Arduino:
🖥️ Visualisasi (Contoh dengan Processing)
Processing bisa menerima data serial dan menggambarkan posisi dinding berdasarkan jarak dan sudut.
🔍 Catatan
-
Pastikan COM port sesuai di Processing.
-
Jarak yang terlalu jauh bisa menyebabkan nilai tidak akurat, jadi bisa dibatasi hingga 200 cm.
-
Sketsa ini adalah 2D (radar-scan style), cocok untuk ruangan terbuka. Untuk model 3D dibutuhkan sistem lebih kompleks (robot bergerak, lidar, dsb).
🚀 Pengembangan Lanjutan
-
Tambahkan rotasi horizontal + vertikal untuk pemetaan 3D.
-
Gunakan platform seperti ESP32 + WiFi untuk kirim data secara nirkabel.
-
Simpan hasil pemetaan ke SD card atau file JSON.

