Membuat Pengecasan handphone menggunakan WIFI

Membuat pengisian daya baterai handphone melalui Wi-Fi secara langsung saat ini belum memungkinkan dengan teknologi yang ada. Pengisian daya melalui Wi-Fi secara nirkabel merupakan konsep yang menarik, tetapi masih dalam tahap penelitian dan pengembangan.
Namun, ada teknologi yang mendekati konsep tersebut, yaitu pengisian daya nirkabel (wireless charging) yang menggunakan standar seperti Qi charging. Teknologi ini menggunakan induksi elektromagnetik untuk mentransfer energi secara nirkabel pada jarak dekat.
Apakah Mungkin Mengisi Daya dengan Wi-Fi?
Secara teoritis, Wi-Fi memancarkan gelombang radio yang membawa energi, tetapi daya yang dipancarkan terlalu kecil untuk mengisi daya perangkat seperti handphone dengan efisien. Teknologi yang mampu memanfaatkan gelombang radio untuk mengisi daya perangkat disebut RF Energy Harvesting, tetapi ini masih memiliki keterbatasan besar dalam hal jarak dan efisiensi daya.
Teknologi yang Sedang Dikembangkan:
- Wireless Power Over Wi-Fi: Peneliti telah mengembangkan perangkat prototipe yang dapat memanen energi dari sinyal Wi-Fi, tetapi daya yang dihasilkan masih sangat rendah.
- RF Energy Harvesting: Teknologi ini menggunakan antena untuk menangkap energi dari frekuensi radio, termasuk Wi-Fi. Namun, daya yang dikumpulkan biasanya hanya cukup untuk perangkat berdaya rendah, seperti sensor IoT.
- Xiaomi Mi Air Charge: Xiaomi memperkenalkan teknologi pengisian daya jarak jauh dengan transmisi gelombang milimeter, tetapi masih dalam tahap pengembangan.
Solusi Pengisian Daya Wireless Saat Ini:
- Qi Wireless Charging: Standar umum untuk pengisian daya nirkabel pada banyak handphone modern.
- MagSafe (Apple): Teknologi pengisian daya magnetis dari Apple.
- Charging Pad: Alat pengisian daya nirkabel berbasis induksi elektromagnetik.

