• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Lunturnya Kultur Budaya Indonesia

    Lunturnya Kultur Budaya Indonesia

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 08/02/2023
    Lunturnya
    Illustrasi Lunturnya Kultur Budaya Indonesia

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang menyimpan jutaan keindahan dan kekayaan didalamya, terutama dalam aspek sosial budaya. Dilansir dari Indonesia.go.id, Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, lebih tepatnya terdapat 1.340 suku bangsa di Tanah Air menurut sensus BPS tahun 2010. Keberagaman ini sangat rentan untuk pudar atau hilang jika masyarakat tidak memiliki usaha untuk melestarikannya.

    Sebelum melanjutkan pembahasan, pengertian budaya sendiri apa sih? Budaya merupakan kekayaan yang merupakan warisan dari nenek moyang yang diteruskan turun-temurun oleh masyarakat sampai sekarang. Memang menyerupai dengan definisi adat istiadat, namun budaya lebih ditekankan ke kekayaan keindahan seni yang ada, misalnya tari-tarian, bahasa, benda-benda, dsb. Keberagaman kekayaan budaya di Indonesia tersebut cukup dikenal oleh masyarakat dunia. Hal ini lah yang menarik perhatian para pelancong dari luar negeri terhadap Indonesia dan mau berkunjung, sehingga juga menggerakkan roda ekonomi dalam sektor pariwisata. Tak hanya itu, Kekayaan budaya di Indonesia juga telah resmi diakui oleh organisasi internasional yang mengurusi soal kekayaan sosial di dunia ; UNESCO. Kita patut berbangga memiliki tanah air yang kaya akan kultur budaya seperti ini.

    Namun Indonesia saat ini berada dalam kondisi dimana kultur budaya yang ada tersebut makin luntur tergerus oleh globalisasi yang masif terjadi ditengah-tengah masyarakat kita. Tak hanya faktor globalisasi saja, faktor lain seperti mobilitas masyarakat/penduduk juga menyebabkan warisan budaya dari masing masing etnis ikut tercampur aduk. Sebenarnya bukan hal yang salah, namun dalam jangka panjang kemurnian sosial budaya asli suatu suku tersebut dapat tergantikan bahkan terlupakan.

    Saya pribadi merasa cukup prihatin terhadap lunturnya kultur budaya di Indonesia tersebut. Seringkali kita melihat penerus atau pelaku dari kebudayaan adalah orang-orang tua dan jarang sekali kita melihat adanya anak muda yang berkecimpung dalam hal budaya. Kebanyakan dari mereka saat ini lebih memilih berkecimpung dalam sosial media atau bisnis. Dilansir dari detik.com, Malaysia pernah berulang kail mengklaim kebudayaan Indonesia menjadi milik mereka. Pada tahun 2009, Malaysia mengakui bahwa Tari Pendet merupakan milik mereka dalam sebuah iklan pariwisata yang menampilkan penari tari pendet didalamnya. Kasus ini menuai beragam kontrofersi yang menyebabkan hubungan Indo-Malay merenggang. Jika hal seperti ini terus dibiarkan, mungkin di masa mendatang budaya hanya tinggal dalam kenangan dan tontonan masa lalu saja. Maka perlu adanya pemahaman akan pentingnya usaha untuk menjaga dan melestarikan kultur budaya yang beragam tersebut oleh generasi-generasi muda saat ini.

    Tidak dapat dipungkiri pula, terdapat beberapa anak muda di Indonesia yang menggeluti dunia kultur budaya lokal, Namun tak hanya berhenti di situ saja mereka juga perlu dukungan serta apresiasi agar usaha pelestarian tak kunjung melemah. Lalu apa peran kita seharusnya dalam usaha pelestarian dan pemulihan lunturnya kultur budaya di Indonesia ini? Berikut merupakan usaha yang bisa dilakukan :

    Meneruskan pemahaman akan budaya dan adat istiadat terhadap generasi penerus bangsa

    Sebagai warga negara Indonesia, param orangtua hendaknya menanamkan rasa cinta terhadap negara terlebih terhadap kebudayaan daerah kepada anak-anak mereka. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena peran orangtua adalah untuk mendidik anaknya menjadi baik agar bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dalam konteks ini, perlu juga ditanamkan soal kebudayaan terhadap mereka agar dapat setidaknya diteruskan dalam perilaku keseharian

    Menerapkan Budaya dalam Keseharian

    Untuk mencegah lunturnya budaya serta menjaga budaya itu sendiri, kita sebagai warga Indonesia semestinya harus senantiasa melestarikan budaya tersebut. Hal ini dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, seperti menggunakannya dalam keseharian ; berbahasa, sopan santun/tata krama, menyadari diri sebagai warga Indonesia

    Menghargai antar suku bangsa dan budaya

    Hal ini juga perlu diperhatikan mengingat maraknya pertengkaran antar suku bangsa di Indonesia akhir-akhir ini. KIta hendaknya mau menghargai agar menjaga rasa nasionalis dan saling memiliki dalam diri kita. Percuma saja jika kita terlalu menjaga warisan nenek moyang kita jikalau kita sama sekali tak memiliki rasa cinta sebangsa setanah air didalamnya.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    [Jum'at & Sabtu, 10 - 11 Februari 2023] [08:30] Perubahan Jadwal Undangan Lokakarya Strategi Pencapaian APT Unggul Melalui Implementasi SPMI
    08/02/2023

    Next post

    10 Startup Teknologi di Indonesia
    08/02/2023

    You may also like

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Apa Itu AI dan Bagaimana Dampaknya bagi Kehidupan Sehari-hari
    24 January, 2026

    AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem komputer meniru cara berpikir dan belajar manusia. AI bisa mengenali pola, memahami bahasa, membuat keputusan, bahkan belajar dari pengalaman tanpa harus diprogram ulang secara manual. Contoh Sederhana …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    logo-lke-uma

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area