• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Mitigasi Krisis Iklim

    Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Mitigasi Krisis Iklim

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 20/03/2024

    Kolaborasi

    Indonesia bergabung dengan negara-negara di dunia memitigasi krisis iklim dengan meratifikasi Paris Agreement pada 2016 dalam UU No. 16/2016. Menindaklanjuti hal itu, Indonesia menetapkan Nationally Determined Contributions (NDC) sebesar 29 persen dengan kemampuan sendiri atau 41 persen dengan bantuan global pada 2030. Komitmen tersebut kemudian diterjemahkan dalam RPJMN 2020. Di dalamnya disebutkan bahwa target kolaborasi berbagai bisa tercapai melalui penurunan emisi di sektor kehutanan, pertanian, energi termasuk transportasi, industri, penggunaan produk, dan penanganan limbah. Senior Engineer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nugroho Adi Sasongko mengatakan dalam forum HSBC Summit 2022 (14/9/2022), pemerintah melalui Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai mengganti penggunaan batu bara sebagai bahan baku listrik jadi biomass. “Ini dilakukan untuk mengurangi 7 sampai 10 persen emisi dari produksi listrik,” ucap Nugroho.

    Ia mengakui, mengganti energi fosil jadi renewable energy seratus persen merupakan hal sulit. Ini berkaitan dengan teknologi, bahan baku, kemampuan SDM, dan keuangan. Sebagai upaya menjembatani berbagai variabel tersebut, pada 2021, BRIN mengundang lebih dari 500 kepala daerah secara hybrid untuk mendiskusikan bagaimana pembangunan di daerah bisa berkelanjutan.

    Acara tersebut memilih sepuluh daerah sebagai pilot project dan bisa menentukan program apa yang akan dijalankan sesuai dengan kebutuhan daerahnya. Semua mendapat pendanaan dari Korean Exim Bank dan Menkomarves selama lima tahun. “Ini jadi contoh, pentingnya keterlibatan lembaga keuangan membantu pemerintah daerah menerapkan praktik-praktik berkelanjutan,” tutur Nugroho.  Pada sisi pengusaha, Deputi Direktur Program Iklim, Energi, Kota, dan Laut untuk WRI Almo Pradana dalam forum yang sama menyatakan, banyak pelaku industri yang belum paham apa kontribusi mereka dalam penambahan emisi baik nasional maupun global. “WRI kemudian mendampingi pelaku industri memahami hal ini,” ucap Almo. Pendampingan dilakukan dalam tiga hal. Pertama, memastikan pelaku industri berkomitmen untuk turut serta mengurangi emisi sampai 1,5 derajat celcius pada 2030.

    Kedua, membantu pelaku industri bisa menghitung emisi yang dikeluarkan. Ketiga, setelah mereka tahu sumber emisi, pelaku industri membuat program pengurangan emisi seperti  restorasi gambut, konservasi lahan dan hutan, menggunakan energi terbarukan, sampai penyediaan green jobs. Setelah itu, pelaku industri bisa mengakses pendanaan yang berkelanjutan dari lembaga keuangan untuk menerapkan program-program mereka.

    Guna mempercepat transisi energi, diperlukan modal yang besar. Di dalam peta jalan NDC, Indonesia memerlukan pembiayaan sebesar Rp4.520 triliun untuk melakukan aksi mitigasi. Sedangkan APBN hanya mengalokasikan Rp89,6 triliun per tahun atau 3,6 persen dari total pengeluaran pemerintah. Dengan kondisi yang ada, APBN tidak bisa menutupi kebutuhan dana mitigasi krisis iklim. Perlu ada kolaborasi dengan institusi keuangan swasta dan negara, serta aliansi keuangan global untuk memudahkan transisi sebagai katalisator perubahan. HSBC Group sebagai lembaga keuangan internasional berkomitmen mendukung pemerintah Indonesia melakukan transisi energi serta pembangunan berkelanjutan.

    Direktur Utama dan Kepala Grup Pusat Keuangan Berkelanjutan HSBC Zoe Knight menuturkan, HSBC melakukan kolaborasi tiga hal untuk merealisasikan komitmen ini. HSBC membuat target, berapa banyak dana yang harus diserap dalam projek-projek yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Perusahaan mendukung semua nasabah melakukan transisi energi yang lebih bersih sehingga target pendanaan bisa tercapai. HSBC juga bekerja sama dengan regulator, dalam hal ini pemerintah, untuk turut mengembangkan kebijakan terkait pendanaan berkelanjutan. “Ini persoalan transisi ekonomi, dari ekonomi konvensional ke ekonomi berkelanjutan. HSBC menyiapkan US$1 triliun dalam bentuk instrumen keuangan berkelanjutan (sustainable finance) untuk mendukung transisi energi,” ucap Zoe.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Panduan Menjadi Ahli dalam Penggunaan Adobe Premiere Pro
    20/03/2024

    Next post

    Pancasila sebagai Pedoman Pendidikan Bangsa
    20/03/2024

    You may also like

    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026
    Sungai
    Pencemaran Air Sungai Mempengaruhi Lingkungan yang Sehat
    2 July, 2026
    Polusi
    Mengatasi Polusi Udara dengan Memperbaiki Lingkungan
    1 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area