• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Kata Ahli IT Soal Penipuan Telepon 14 Detik, Rp 3,4 Miliar Raib

    Kata Ahli IT Soal Penipuan Telepon 14 Detik, Rp 3,4 Miliar Raib

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 07/03/2023

    Kata Ahli

    Seorang pengusaha di Sarawak, Malaysia, Lee kehilangan RM 1 juta atau sekitar Rp 3,4 miliar setelah ditelepon 14 detik. Namun, kata ahli IT menilai perlu penyelidikan lebih lanjut terkait isi pembicaraan selama panggilan telepon. Lee mengaku tidak memberi tahu kode OTP tersebut dan segera menutup telepon, sehingga hal ini dinilai sangat aneh dan tidak masuk akal.Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan informasi terkait dugaan modus penipuan telepon 14 detik itu kurang lengkap. Alhasil, sulit mengetahui secara pasti permasalahannya. Menurutnya, perlu dipastikan isi pembicaraan selama panggilan telepon. “Apakah memang benar korban tidak memberikan OTP atau sebenarnya tidak sadar atau tidak merasa memberikan OTP,” kata Alfons kepada Katadata.co.id, Jumat (3/3). Jika pengakuan korban benar, maka kemungkinakn besar kesalahan sistem bank atau sistem komunikasi provider. “Sebab, tidak ada pencurian OTP dan informasi transaksi ke nasabah,” ujarnya. Selain itu, bisa juga terjadi karena ada man in the middle attack yang memanfaatkan kelemahan dengan cara mengambil alih nomor ponsel korban. Oleh karena itu, perlu menunggu hasil investigasi terkait dugaan penipuan telepon 14 detik yang mengakibatkan Rp 3,4 miliar raib.

    Kata ahli Alfons mengatakan kasus ini sebaiknya menunggu hasil investigasi dan penjelasan pihak bank.Kasus ini penipuan ditelepon 14 detik Rp 3,4 miliar raib itu tengah diselidiki oleh kepolisian setempat. Lee pun menggelar konferensi perse terkait penipuan tersebut, yang dihadiri oleh politisi dari Partai Aksi Demokratik Michael Kong. Dia bercerita kronologi penipuan  telepon 14 detik, Rp 3,4 miliar raib. “Lee menerima panggilan telepon anonim dari seseorang yang mengaku kurir Pos Laju Pukul 15.00, Minggu (26/2). Pelaku mengatakan ada paket untuk Lee dan meminta dia menyebutkan kode OTP atau One Time Password bank Lee tidak memberi tahu kode OTP tersebut dan segera menutup telepon Lee mengecek rekening bank Maybank, dan mengetahui ada penarikan dana RM 1 juta”. Setelah telepon, Lee memeriksa rekening hanya untuk memastikan dan menemukan bahwa RM 1 juta telah ditarik dari rekening Maybank miliknya tanpa persetujuan atau otorisasi dia, kata Kong dikutip dari World of Buzz. Berdasarkan catatan bank, dana RM 1 juta itu ditransfer ke Celcom Sdn Bhd dalam dua transaksi masing-masing RM 500 ribu “Lee tidak menerima kode OTP atau notifikasi untuk transaksi tersebut,” tambang Kong.

    Padahal, sebagian besar bank di Malaysia akan meminta pemegang rekening mengisi formulir dan menjawab daftar pertanyaan untuk menarik uang tunai RM 20 ribu di konter. Lee melaporkan kejadian tersebut ke Maybank dan kepolisian Kong mengatakan, Lee tidak mengunduh perangkat lunak (software) seperti aplikasi berbahaya apa pun. Selain itu, tidak memberikan informasi rahasia apa pun. “Lee hanya menjawab panggilan telepon, namun RM 1 juta di rekening bank benar-benar dicuri,” katanya. “Sistem yang dimiliki bank kita (Malaysia) sudah ketinggalan zaman. Mereka harus meningkatkan keamanan.” Kong yang merupakan asisten politik anggota parlemen Stampin, Chong Chieng Jen, membantu Lee bekerja sama dengan Celcom untuk melacak uang tersebut.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Jaringan Komputer, Pengertian, Jenis
    07/03/2023

    Next post

    Fenomena Akun Ganda atau Palsu pada Anak Muda
    08/03/2023

    You may also like

    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026
    Sungai
    Pencemaran Air Sungai Mempengaruhi Lingkungan yang Sehat
    2 July, 2026
    Polusi
    Mengatasi Polusi Udara dengan Memperbaiki Lingkungan
    1 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area