• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Jumlah Unicorn Baru Dunia Berkurang, Bagaimana di Indonesia?

    Jumlah Unicorn Baru Dunia Berkurang, Bagaimana di Indonesia?

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 18/04/2023

    Unicorn

    Jumlah unicorn baru di dunia hanya 210 per kuartal II atau turun 20,5% secara tahunan (year on year/yoy), berdasarkan data CB Insights. Bagaimana di Indonesia? Unicorn merupakan sebutan bagi startup dengan valuasi di atas US$ 1 miliar atau Rp 14 triliun. Sedangkan decacorn lebih dari US$ 10 miliar atau sekitar Rp 140 triliun.Jumlah kelahiran unicorn di dunia bertambah 125 pada kuartal I. Sedangkan pada kuartal II ada 85 startup jumbo. Maka, totalnya 210.Tahun lalu, jumlah unicorn baru pada kuartal I 116 dan kuartal II 148. Maka, totalnya 264.

    “Kelahiran unicorn baru hanya 85 pada kuartal II atau turun 43% yoy. Jumlahnya terendah dalam enam kuartal terakhir,” demikian dikutip dari laporan CB Insights yang dirilis Selasa (12/7). Amerika Serikat (AS) dan Eropa menyumbang sebagian besar kelahiran unicorn baru. Jumlahnya masing-masing yakni 49 dan 16 startup jumbo anyar.

    Turunnya jumlah kelahiran unicorn baru secara global sejalan dengan penurunan pendanaan jumbo atau megaround. Volume investasi dengan nilai yang besar ke startup anjlok 31% secara kuartalan (qtoq). “Penurunan pendanaan megaround ini yang terendah sejak 2020,” demikian dikutip dari laporan.

    Investasi besar di Amerika turun 34%. Startup di negara ini menyumbang 51% dari dari semua pendanaan mega-round pada kuartal I. Amerika memang menjadi salah satu negara yang diperkirakan mengalami resesi ekonomi tahun depan. Perusahaan Pialang Global Nomura Holdings memperkirakan ada tujuh negara yang masuk jurang resesi ekonomi pada 2023, yakni :

    Amerika Serikat Zona Eropa Inggris Jepang Korea Selatan Australia Kanada Dalam catatan penelitian, Nomura menggarisbawahi beberapa negara ekonomi menengah, termasuk Australia, Kanada, dan Korea Selatan, akan menghadapi masalah utang. Mereka berisiko mengalami resesi lebih dalam dari perkiraan, jika kenaikan suku bunga memicu kegagalan di sektor perumahan.

    Tren Unicorn Baru di Indonesia

    Indonesia belum mencatatkan unicorn baru tahun ini. Sedangkan tahun lalu, Tanah Air mengalami lonjakan penambahan startup jumbo anyar.Berdasarkan data CB Insights bertajuk ‘The Complete List of Unicorn Companies’, Indonesia mencatatkan lima unicorn baru tahun lalu yaitu J&T Express, OnlinePajak, Ajaib, Xendit, dan Kopi Kenangan. Nama OnlinePajak sempat masuk lis CB Insights bertajuk ‘The Complete List of Unicorn Companies’, tetapi belakangan menghilang.

    Selain itu, ada tiga startup yang mengklaim atau dikabarkan memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar yakni Blibli, Tiket.com, dan Kredivo.Indonesia juga memiliki dua decacorn yakni J&T Express dan Gojek. Sedangkan DailySocial.id mencatat ada delapan unicorn baru Indonesia tahun lalu. Mereka yakni JD.ID, Blibli, Tiket.com, J&T Express, Kredivo, Ajaib, Xendit, dan Kopi Kenangan. Dengan begitu, Indonesia total memiliki 12 unicorn, termasuk Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO. Selain itu, satu decacorn yakni Gojek.

    Itu artinya, tersisa 13 lagi untuk mencapai target 25 unicorn pada 2025. Salah satu cara pemerintah mendorong terciptanya lebih banyak startup jumbo yakni Next Indonesia Unicorn (Nexticorn). Program itu mempertemukan investor dan startup. Pada tahun ini, setidaknya ada 99 investor yang akan hadir dalam acara Nexticorn. Beberapa nama investor yang mengonfirmasi akan hadir yakni Sequoia, Temasek, Beenext, Vertex Venture, dan SoftBank Venture Asia. Namun, Ketua Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo)  Eddi Danusaputro menyampaikan bahwa resesi ekonomi akan berpengaruh terhadap likuiditas. “Terutama dari investor asing, ini membuat pendanaan berkurang,” kata dia kepada Katadata.co.id, pekan lalu (8/7).

    Kondisi itu akan semakin menantang bagi startup yang ingin mendapatkan pendanaan atau fundraising. “Kalau dulu mudah didapat, sekarang lebih sulit. Ini dampak ke startup Indonesia. Uang tidak ada,” ujar Eddi. Selain itu, valuasi perusahaan rintisan akan lebih rasional. Kapitalisasi pasar induk Shopee, Sea Group misalnya, hanya US$ 43,77 miliar pada akhir Juni (24/6) menurut data YCharts. Nilainya turun drastis dibandingkan Oktober 2021 sekitar US$ 200 miliar. Kapitalisasi pasar Grab juga anjlok dari sekitar US$ 40 miliar menjadi US$ 10,5 miliar hari ini. Penurunan ini mengancam status decacorn Grab.

    Meski begitu, Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan, potensi unicorn akan tetap sama. “Sebab, ukuran dari startup ditentukan dari besarnya pasar suatu sektor,” katanya, akhir bulan lalu (24/6). “Dan rata-rata sektor yang dituju para startup tidak langsung terpengaruh kondisi makro ekonomi global,” tambah dia. Menurutnya, startup yang berada di jalur dan model bisnis yang tepat, masih berpeluang menjadi unicorn baru Tanah Air. “Setiap sektor punya cara dalam menilai pasarnya masing-masing,” katanya.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    QRIS, BI Fast, dan GPN: Kemandirian Pembayaran Nasional
    18/04/2023

    Next post

    Idul Fitri 1444 H 2023
    19/04/2023

    You may also like

    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026
    Sungai
    Pencemaran Air Sungai Mempengaruhi Lingkungan yang Sehat
    2 July, 2026
    Polusi
    Mengatasi Polusi Udara dengan Memperbaiki Lingkungan
    1 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area