• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Dinasti Politik Merusak Tatanan Demokrasi

    Dinasti Politik Merusak Tatanan Demokrasi

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 03/04/2023

    Dinasti Politik

    Indonesia adalah negara yang menganut sistem politik demokrasi, demokrasi di Indonesia berlandaskan oleh pancasila sebagai ideologi negara. Dalam demokrasi terdapat pesta demokrasi yang kegiatan nya adalah melakukan pemilihan terhadap calon pemimpin, melalui pemilu,pilkada,dan pilkades rayat memilih pemimpinya untuk melanjutkan tugas membangun negara yang baik. Tetapi banyak calon pemimpin ini merupakan keluarga dari pemimpin sebelumnya atau kerabat dari anggota-anggota dewan lainnya. Seharusnya dengan adanya pemilihan umum sebagai ajang untuk melanjutkan estafet kepemimpinan kepada orang baru justru melanjutkan kepemimpinannya kepada anak atau keluarga agar kekuasaan tersebut tetap berada di pihaknya, ini merupakan salah satu strategi politik. Ungkapan di Indoesia sangat tidak asing lagi di telinga masyakarat Indonesia, Apakah dinasti politik di Indonesia sangat merajalela? Dinasti politik ini adalah peninggalan dari masa lampau, yang dimana raja-raja dahulu penerusnya digantikan oleh anak-anak nya.

    Saat Indonesia di kuasai oleh pemerintah kolonial, dinasti politik tumbuh subur dalam kekuasaan lokal, anak dari bupati, wedana, hingga asisten wedana diberi sejumlah hak istimewa, seperti warisan jabatan hingga hak pendidikan. Saat Indonesia merdeka, praktik dinasti politik masih dirasakan dalam tatanan pemerintahan hingga pengujung masa orde baru, salah satunya adalah saat Soeharto menunjuk putrinya, Siti Hardiyanti Rukmana atau yang disapa Tutut, sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Pembangunan VII menjelang krisis 1998. Tutut juga pernah menjabat sebagai ketua DPP Golkar dan Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia.

    Setelah memasuki masa Reformasi yang dimana demokrasi lebih di depankan untuk rakyat,masih banyak penjabat yang mewarisi kepemimpinanya kepada anak. Dinasti politik menjadi kasus demokrasi di Indonesia.Hal tersebut dapat menutup kesempatan warga negara lain yang sebenarnya memiliki kemampuan yang jauh lebih baik namun tidak dapat menjabat karena tertutup dinasti tersebut. Tidak hanya di ranah eksekutif, dinasti politik juga menjalar di ranah legislatif.

     Hingga sekarang, dinasti politik di Indonesia semakin mencuat, seperti pelebaran dinasti politik di keluarga Joko Widodo. Putra sulungnya Gibran menjadi Walikota Kota Surakarta, menantunya Bobby menjadi Walikota Kota Medan, hingga adik ipar nya yaitu Anwar Usman menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Tak hanya itu, “Dinastii Atut” juga hingga saat ini masih berkuasa di Banten.

    Apa saja gejala dari dinasti politik ? ada berbagai gejala yang mendasari terbentuknya suatu dinasti. Menurut Wasito (2013) dapat dianalisis dari dua hal yaitu: Pertama, macetnya kaderisasi partai politik dalam menjaring calon kepala daerah yang berkualitas, sehingga menciptakan pragmatisme politik dengan mendorong kalangan sanak keluarga kepala daerah untuk menjadi pejabat publik. Kedua, konteks masyarakat yang menjaga adanya kondisi status quo di daerahnya yang mengiginkan kepala daerah untuk berkuasa degan cara mendorong kalangan keluarga atau orang dekat kepala daerah mengantikan pertahanan.

    Adanya dinasti politik melahirkan masalah yang dapat memperparah rusak nya demokrasi. Dinasti politik yang berakibat korupsi, ada banyak sekali kepala daerah di Indonesia terlibat korupsi yang dimana berhubungan dengan dinasti poliitik, sehingga menjadikan kapasitas para pemimpin jauh dari harapan. Selain itu, manipulasi politik juga dapat terjadi dengan mempengaruhi orang lain dapat memperbesar peluang kemenangan dari dinasti terkait, dengan berbagai cara yang dilakukan seperti membayar posisi untuk menjadi kandidat partai politik hingga pembelian suara untuk memenangkan pemilihan.

    Sebagai warga negara yang baik, yang menjunjung tinggi ideologi negara, haruslah kita sadar dan membuka mata yang lebar untuk pemilihan yang akan datang, pilih calon pemimpin yang mempunyai kapasitas, kualitas serta kecakapan yang baik bukan hanya bermodal ketenaran dan memiliki garis keturunan dari keluarganya. Kita sebagai warga negara mengharapkan kepada pihak yang berwenanang untuk memperketat dan memperkuat pengawasan dalam pemilu serta memberikan pendidikan politik bagi pemilih khusunya pemilih pemula.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Memahami Aturan Bea Barang Masuk
    03/04/2023

    Next post

    Kenalan dengan Kopi-Kopi di Indonesia
    03/04/2023

    You may also like

    file registry
    cara memperbaiki file registry Windows yang hilang
    24 July, 2026
    cara memperbaiki UPS
    Cara Memperbaiki UPS agar Listrik Tetap Stabil dan Perangkat Elektronik Lebih Aman
    23 July, 2026
    Administrasi Kantor
    Tips Menyusun File dengan Baik untuk Administrasi Kantor
    22 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area