• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Dikeluhkan Startup, Google Ungkap Alasan Pungut Tarif Aplikasi Digital

    Dikeluhkan Startup, Google Ungkap Alasan Pungut Tarif Aplikasi Digital

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 14/11/2022

    Dikeluhkan

    Sejumlah startup dikeluhkan pungutan biaya yang diambil oleh Google untuk aplikasi di Play Store yang disebut Google Play Billing (GPB). Perusahaan teknologi raksasa itu menjelaskan alasan mereka memungut tarif tersebut. VP Public Policy Google Play & Android Wilson White menjelaskan bahwa hal tersebut adalah model bisnis perusahaan untuk menyelaraskannya dengan kepentingan developer di platform. Ia juga menjelaskan bahwa GPB ini sudah ada sejak tahun 2012. “Sistem penagihan Google Play hanya diwajibkan bagi developer yang menawarkan pembelian produk dan layanan digital dalam aplikasi yang didistribusikan di Google Play,” katanya dalam diskusi bersama Google dari seri “Decode: Google”, Rabu (9/11). Biaya layanan mengacu pada dana yang dikumpulkan oleh Google untuk mendukung investasi di platform Android dan Google Play bagi developer dan pengguna.

    Sebelumnya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki keluhan startup soal tarif GPB ini. Komisi tersebut menyampaikan sejumlah usaha rintisan mengeluhkan tingginya biaya GPB ini. Wilson mengatakan bahwa hanya 3% aplikasi konten digital yang dikenakan biaya GPB. Sedangkan, 97% lainnya tidak dikenakan biaya karena tidak termasuk kategori. Wilson mengatakan ketika pengembang memilih untuk mendistribusikan lewat Google play, berarti mereka seharusnya memahami bahwa perusahaan membebankan biaya transaksi apa pun yang mereka jual. “Kami menganggap sistem ini (GPB) sebagai produk umum yang sangat jelas,” katanya.

    Mengapa Google hanya mengenakan biaya untuk konten digital?

    Wilson menjelaskan bahwa dengan ekosistem Google, pengembang saat ini bisa menjual dan mendistribusikan konten digital dengan masif secara global, “Di situlah layanan digital kami paling berdampak berharga bagi developer,” katanya menjelaskan alasan. Pengembang dapat membuat model bisnis yang sangat berbeda. Sementara, dikeluhkan ekosistem lain seperti IOS dan Apple memiliki ekosistem yang terintegrasi secara vertikal. “Di mana pabrik dan pengembang tidak memiliki banyak pilihan dan fleksibilitas,” katanya. Dia juga mengatakan model bisnis ini memberikan banyak opsi bagi para pengembang. Google juga berusaha menyelaraskan kepentingan mereka dengan kemauan mitra.  “Di situlah layanan digital kami paling berdampak dan berharga bagi developer.” katanya.

    Mengapa harus membayar jika menggunakan sistem penagihan alternatif

    Dengan sistem penagihan alternatif, pengembang masih harus menanggung biaya dari opsi penagihan yang terpisah ini.  Tetapi ketika pengguna memilih sistem penagihan alternatif itu, biaya layanan bisa berkurang 4%. “Namun biaya layanan masih terutang karena pengembang tersebut menjual konten digital di dalam aplikasi dan mendapatkan manfaat dari akses dan penggunaan platform Play,” ujar Wilson.Google menjelaskan, Google Play membantu para developer menampilkan karya untuk pengguna. Sedangkan konsumen bisa menemukan konten di platform ini.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Komputer Generasi Kelima dan Articial Inteligence
    14/11/2022

    Next post

    Menang Slot Bekas Indosat, Telkomsel Perluas 5G
    14/11/2022

    You may also like

    administrasi
    Tips dan Trik Menjalankan Administrasi untuk Perusahaan
    6 July, 2026
    administrasi
    Mengatasi Penumpukan Administrasi Melalui Kerja Keras Pegawai
    4 July, 2026
    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area