Apa yang dimaksud dengan pengeditan video dan apa saja aplikasinya?

Pertumbuhan pesat editing video dalam era digital, terutama dalam pembuatan konten video, mengacu pada proses pengembangan suatu karya video untuk keperluan tertentu. Editing video adalah langkah kritis dalam pembuatan video yang melibatkan dua tahap utama: perekaman menggunakan kamera yang dioperasikan oleh seorang kameramen, dan kemudian tahap editing video yang dilakukan oleh seorang editor video. Apa yang dimaksud dengan Video editing, pada dasarnya, mencakup serangkaian langkah dalam pembuatan video, mulai dari seleksi, penambahan teks/judul, variasi, transisi, efek visual, pemilihan musik, efek suara, dan narasi. Tujuannya adalah mengubah rekaman gambar mentah menjadi video dengan format dan tampilan yang sesuai dengan kebutuhan tayangan tertentu. Proses editing video merupakan elemen integral dalam sinematografi dan merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia penyiaran. Secara ringkas, video editing melibatkan pemilihan dan penyuntingan gambar dari rekaman shooting dengan teknik potongan gambar ke gambar (cut to cut) serta penggabungan gambar-gambar dengan penambahan efek dan transisi.
Istilah-istilah dalam Video Editing
Dalam proses apa yang dimaksud pengeditan video, tidak hanya gambar yang diatur, tetapi juga variabel lain seperti posisi pengambilan gambar atau sudut kamera, teknik pengambilan gambar, jenis shot, motivasi, informasi, komposisi, suara, dan kesinambungan. Terminologi ini umumnya disebut sebagai “Grammar of The Edit,” yang senantiasa menjadi pedoman dan pengetahuan dasar bagi seorang editor video.
Berikut adalah istilah-istilah yang perlu diketahui oleh seorang editor beserta penjelasannya:
- Motivasi: Dalam pembuatan film, seringkali kumpulan gambar seperti jalanan kota, gunung, laut, awan, dan sebagainya ditampilkan sebelum gambar utama (subjek/objek). Tujuannya adalah sebagai pengantar dan penjelasan dari gambar video berikutnya. Motivasi dapat juga berupa suara, seperti suara telepon, air, ketukan pintu, langkah kaki, dan sebagainya. Motivasi bisa juga berupa kombinasi gambar dan audio.
- Informasi: Setiap gambar yang dipilih untuk ditampilkan biasanya menyampaikan suatu informasi yang ingin disampaikan oleh pembuat video kepada penonton. Sebagai sarana hiburan, video juga dapat berfungsi sebagai media penyampaian dan komunikasi karena menyajikan berbagai informasi.
- Komposisi: Bagi seorang editor video, pemahaman tentang komposisi gambar yang baik untuk disusun adalah hal penting. Gambar yang baik umumnya memenuhi standar yang telah disepakati atau sesuai dengan teknik pengambilan gambar (Cameraworks).
- Continuity: Continuity, atau kesinambungan, merujuk pada kondisi di mana satu gambar terhubung dengan gambar sebelumnya. Fungsi continuity bagi seorang editor adalah untuk menghindari melompatnya adegan (jumping), baik itu pada gambar atau suara.
- Tittling: Penambahan teks atau huruf dalam video dengan tujuan menambahkan informasi, seperti penambahan judul utama, pemeran dalam video, tim kreatif yang terlibat dalam pembuatan video, hingga sponsor.
- Sound: Suara dalam pengeditan video dibagi menjadi beberapa jenis sesuai fungsinya, termasuk:
- Original Sound: Semua audio atau suara asli dari subjek/objek yang diambil bersamaan dengan pengambilan gambar.
- Atmosfer Sound: Suara latar/background di sekitar subjek/objek yang mendukung gambar.
- Sound Effect: Suara yang ditambahkan selama proses editing, bisa berasal dari original sound atau atmosfer.
- Music Illustration: Suara dalam bentuk bunyi atau nada untuk memberikan ilustrasi atau kesan tertentu pada video agar emosi atau mood dirasakan oleh penonton.
Apa yang dimaksud Video Editing Tujuan dari proses pengeditan video adalah mengubah rekaman video mentah menjadi presentasi video yang dapat menarik perhatian penonton dan menyampaikan pesan serta kesan yang diinginkan. Setiap editor memiliki motivasi khusus dalam melakukan pengeditan, tergantung pada hasil akhir yang diinginkan. Hal yang paling penting ketika melakukan pengeditan adalah menetapkan tujuan secara umum, dan tujuan dari pengeditan melibatkan:
- Memotong Klip Video: Membuang klip video yang tidak diinginkan merupakan langkah dasar dan paling sederhana dalam proses pengeditan. Ini melibatkan pemotongan durasi atau bagian tertentu untuk menciptakan dramatisasi atau untuk menghilangkan konten yang tidak diperlukan.
- Membuat Runtutan Cerita atau Informasi: Umumnya, video diminta untuk menyampaikan cerita atau menyediakan informasi tertentu. Pengeditan video menjadi langkah yang kompleks dalam memastikan bahwa video berjalan sesuai dengan tujuannya.
- Memberikan Efek, Grafik, dan Musik: Dengan menambahkan elemen tambahan, seperti efek visual, grafik, dan musik, editor dapat mengubah gaya, suasana hati, dan alur gambar. Seorang editor video memiliki kemampuan untuk menciptakan atmosfer cerita yang sulit diabaikan. Teknik-teknik efek visual, suasana hati, dan penambahan musik yang tepat dapat memengaruhi mood penonton.
- Menyampaikan Pesan dari Sudut Pandang Video: Editor dapat menyusun rekaman video dengan sudut pandang yang menarik, menggambarkan pesan atau melayani agenda tertentu.
Aplikasi Pengeditan Video Seorang editor video menggunakan serangkaian alat dan aplikasi untuk membuat video yang diinginkan. Menjadi seorang editor video yang handal memerlukan jiwa seni dan kreativitas yang baik untuk menilai apakah video yang telah selesai diedit sudah menarik atau belum. Beberapa perangkat lunak pengeditan video umum yang digunakan dalam industri ini meliputi:
- Windows Movie Maker
- LumaFusion
- Adobe Premiere Pro
- InShot
- Sony Vegas
- Final Cut
- Apple iMovie

