• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Ada Fenomena Zombi Unicorn, Startup Disarankan Tak Buru-buru IPO

    Ada Fenomena Zombi Unicorn, Startup Disarankan Tak Buru-buru IPO

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 15/02/2023
    Zombi Unicorn
    Zombi Unicorn Pekerja membersihkan dinding dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2022).

    Perusahaan modal ventura Jungle Ventures menyarankan startup portfolionya untuk tidak buru-buru mencatatkan saham perdana alias initial public offering (IPO). Ini karena investor saham mencermati inflasi zombi unicorn hingga kebijakan moneter di banyak negara, sehingga terjadi volatilitas pasar. Founding Partner Jungle Ventures Amit Anand menyampaikan, tiga startup portofolionya menunda rencana IPO. Ia tidak memerinci nama perusahaan rintisan yang dimaksud.

    Namun, Kredivo merupakan salah satu startup portofolio Jungle Ventures. Pada Maret, perusahaan teknologi finansial (fintech) ini mengumumkan batal merger dengan perusahaan cek kosong (SPAC) VPC Impact Acquisition Holdings II.Anand mengatakan, Jungle Ventures memang menyarankan startup portofolio untuk tidak terburu-buru kembali ke pasar, mengingat volatilitas baru-baru ini dan kendala sisi penawaran.

    “Kami melihat sedikit koreksi besar,” kata Anand dikutip dari CNBC Internasional, akhir pekan lalu (19/5). “Jika mereka bisa, mereka harus memperhatikan ini sedikit lebih lama sebelum kembali ke pasar sehingga memiliki sedikit lebih banyak prediktabilitas.” “Panduan kami secara keseluruhan kepada pengusaha di Asia Tenggara adalah, pasar akan dibatasi dari sisi pasokan dan (jika ada) kebutuhan untuk menopang pasokan, mereka harus lebih berfokus dalam mendapatkannya,” tambah dia.

    Menurutnya, hal itu terjadi karena inflasi di banyak negara tinggi. Hal ini mendorong banyak negara menaikkan suku bunga acuan, seperti Amerika Serikat (AS). “Namun, perusahaan-perusahaan itu pasti akan go public dalam jangka menengah hingga panjang,” katanya. “Janji menjadi CEO suatu perusahaan publik dan keuntungan yang menyertainya, pasti jauh lebih menarik daripada upaya untuk itu.”

    Ia pun optimistis pada masa depan perusahaan teknologi di Asia Tenggara yang dapat IPO di masing-masing negaranya maupun global.Sedangkan volatilitas harga saham juga tengah dirasakan oleh perusahaan teknologi di Silicon Valley, AS. Beberapa di antaranya juga melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK.Silicon Valley merupakan pusat inovasi di Amerika yang mencetak banyak perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Facebook, Google, Netflix, Tesla, Twitter hingga Yahoo. Letaknya di selatan San Francisco, California, AS. Wilayah ini menampung sekitar 2.000 perusahaan teknologi. Sejumlah perusahaan teknologi di Silicon Valley, AS mencatatkan kinerja buruk dan disebut zombie unicorn. Frasa zombi unicorn merujuk pada perusahaan rintisan bernilai tinggi tetapi goyah dan membutuhkan investor baru untuk menyelamatkan bisnis mereka.

    Managing Partner East Ventures Roderick Purwana mengatakan, masa terburuk perusahaan teknologi Silicon Valley itu terjadi karena sejumlah pemicu, seperti:

    1. Ekspektasi investor kepada perusahaan teknologi berkurang setelah pandemi Covid-19
    2. Tingginya inflasi dunia yang membuat bank sentral AS, The Fed menaikkan suku bunga
    3. Kekhawatiran geopolitik, seperti perang Rusia dan Ukraina “Ini akan memberi dampak ke dunia, dimana investor lari ke aset yang lebih aman,” kata Roderick, pekan lalu (17/5).

    Khusus di Indonesia, menurutnya relatif lebih terjaga. Sebab, ekonomi Indonesia secara makro cenderung stabil. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal I mencapai 5,01% secara tahunan.Meski begitu, startup Indonesia tetap terkena imbasnya. “Ada perubahan pola pendanaan dan valuasi,” katanya. Menurutnya, investor akan mencari startup Indonesia yang dianggap berkualitas. Sedangkan, dari sisi valuasi akan ada penyesuaian.

    Sebelumnya, Co-Founder sekaligus Managing Partner di Ideosource dan Gayo Capital Edward Ismawan mengatakan, sentimen negatif global seperti yang terjadi di Silicon Valley memang bisa berpengaruh ke startup Indonesia. “Namun, itu mungkin sesaat dan tergantung situasi,” kata Edward kepada Katadata.co.id, pekan lalu (12/5). Ia mengatakan, investor global yang berencana berinvestasi ke startup Indonesia pun bisa saja berpikir ulang melihat kondisi tersebut. Apalagi, menurutnya investor startup saat ini mengamati situasi pasar modal. “Ini sangat berpengaruh juga ke sentimen di Indonesia,” katanya. Meski begitu, investor akan tetap melihat zombi unicorn fundamental startup dan potensi pasar yang masih menjanjikan. Fundamental perusahaan rintisan dilihat dari besarnya pasar, pangsa pasar, dan lintasan pertumbuhan.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Profesi dan Etika yang Berhubungan dalam Dunia IT
    15/02/2023

    Next post

    Mengenal Starlink, Layanan Internet Super Cepat Besutan Elon Musk
    15/02/2023

    You may also like

    Kuliah Jarak Jauh
    Strategi Pengembangan Kuliah Jarak Jauh yang Lebih Efisien
    16 July, 2026
    listrik mandiri
    Pengembangan Listrik Individu untuk Kehidupan Mandiri: Solusi Energi Masa Depan
    15 July, 2026
    cara memanfaatkan aki bekas untuk listrik mandiri
    Cara Memanfaatkan Aki Bekas untuk Listrik Mandiri
    14 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area