• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Peran Pemuda dan Sosial Media sebagai Pelestari Budaya

    Peran Pemuda dan Sosial Media sebagai Pelestari Budaya

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 23/02/2023

    Peran Pemuda

    Berbicara mengenai peran pemuda pada zaman sekarang, pasti kita tak asing dengan sebutan pemuda milenial, pemuda yang dikenal erat dengan segala teknologi di kehidupannya. Perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat pada saat ini bisa menjadi “pedang bermata dua” bagi Indonesia. Di satu sisi, hal ini bisa menjadi langkah yang bagus bagi Indonesia untuk dapat berkembang dan bersaing dengan negara maju, tetapi di sisi lain hal ini bisa menghilangkan kelestarian dari kearifan lokal yang Indonesia miliki. Indonesia sendiri dapat dikatakan sebagai negara yang hebat karena dapat menjunjung tinggi sikap toleransi atas keberagaman yang ada di dalam hidup bermasyarakat.

    Kita sendiri tahu bahwa Indonesia dikenal bukan hanya dari kekayaan alamnya saja, melainkan dari keberagaman budayanya pula. Kelestarian dan keberlangsungan dari keberagaman itulah yang pemuda milenial saat ini pegang. Mereka yang seharusnya bertindak untuk terus mau belajar dan meneruskan yang sudah ada, bukan hanya di dalam masyrakat lokal, tetapi dalam masyarakat luar juga. Perkembangan teknologi yang pesat pada zaman ini seharusnya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membuka mata masyarakat luas tentang Indonesia. Sayangnya hal tersebut tak dimaksimalkan dengan baik oleh pemuda saat ini. Bukti ini didapat dari banyaknya pemuda yang menyalahgunakan teknologi yang ada.

    Pemuda pada saat ini sedang gila terhadap gadget. Bermedia sosial pun menjadi aktivitas yang wajib bagi mereka. Tak ada salahnya mengenai hal tersebut, tetapi yang menjadi permasalahan adalah ketika para pemuda pada saat ini menggunakan gadget dan media sosial untuk hal yang tidak baik. Banyak pemuda yang menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menghujat dan menyebarkan kebencian kepada banyak orang. Contoh kasus, banyak penyebaran ujaran kebencian terhadap Presiden Indonesia, Joko Widodo. Mulai dari berbagai komentar hingga postingan meme, banyak yang melecehkan nama Presiden Joko Widodo. Seharusnya penggunaan gadget inilah yang bisa menjadi senjata untuk sarana pelestarian kearifan lokal dan bukannya untuk hal yang dapat menimbulkan perpecahan.

    Nilai sikap, moral, dan etika menjadi pondasi pokok dalam melestarikan kearifan lokal. Nilai- nilai tersebut dapat dikombinasikan dengan kemajuan teknologi yang ada pada saat ini. Kemajuan teknologi ini dapat menjadi sarana untuk pelestarian kearifan lokal. Inilah yang seharusnya dilakukan para pemuda sejak awal. Mereka dapat berinovasi menggabungkan dua hal yang berbeda menjadi satu. Salah satu dari perkembangan teknologi tersebut adalah media sosial. Penggunaan media sosial dapat menjadi berguna bagi diri sendiri dan sesama jika digunakan dengan baik. Konten atau postingan yang menarik tentang permainan tradisional, makanan daerah, baju adat maupun kebudayaan-kebudayaan tertentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Ini akan menjangkau masyarakat luas dari berbagai belahan dunia tentang kearifan lokal yang Indonesia punya. Maka dari itu para pemuda menjadi peran penting untuk membuat tren dan populer tentang kebudayaan Indonesia di media sosial yang ada, seperti Youtube, Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya.

    Generasi milenial akan menjadi pemegang nasib keberlangsungan budaya di Indonesia. Generasi inilah yang menjadi harapan masa depan bangsa. Jika tren buruk dan ketidakpedulian terhadap budaya di kalangan para pemuda ini masih berlanjut, maka kemungkinan terburuknya adalah budaya yang Indonesia miliki akan hilang begitu saja.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Sudah Saatnya (Indonesia) Mengenal Kecerdasan Buatan
    23/02/2023

    Next post

    Ahli IT: Pembuatan KTP Digital Tidak Kilat dan Kuno
    23/02/2023

    You may also like

    Polusi
    Mengatasi Polusi Udara dengan Memperbaiki Lingkungan
    1 July, 2026
    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanpa Harus Bangun Pagi
    30 January, 2026

    Produktif nggak selalu harus bangun pagi kok. Yang penting itu ngatur energi, bukan jam alarm. Ini beberapa cara meningkatkan produktivitas tanpa maksa jadi “morning person” 😄 1. Kenali Jam Emas Versi Kamu Ada orang yang otaknya baru “nyala” siang atau …

    Kesalahan Finansial yang Sering Dilakukan Anak Muda
    27 January, 2026

    Anak muda itu kreatif dan berani ambil risiko—sayangnya, urusan uang sering jadi korban 😅Ini kesalahan finansial yang paling sering dilakukan anak muda, plus sedikit konteks biar relate: Tidak Punya Anggaran (Budgeting) Uang datang, uang pergi. Tanpa tahu ke mana perginya.Banyak …

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area