• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan & Staff
    • Program Kerja
  • BERITA KEGIATAN
  • KERJASAMA
  • LAYANAN & INFORMASI
    • Form Booking Ruangan
    • Aplikasi
      • Susitao
      • Sitori
    • Arsip Digital
      • Arsip Surat
      • Arsip Peminjaman
      • Arsip Surat Gaji Tertunda
    • Helpdesk BKTaruna
    • Jadwal Kegiatan
    • Permohonan Pemakaian Ruangan
    • Jadwal Gedung
    • KOP SURAT
    • Sarana Kampus
  • SARANA
    • PRASARANA
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Asrama Kampus
      • Gelanggang Serbaguna
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Bus Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Foto Kegiatan
      • Taman Hutan Raya (TAHURA)
  • ARSIP
Biro Pengelolaan Keuangan dan Tata Laksana Rumah Tangga
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi dan Misi
      • Fungsi & Tujuan
      • Struktur Organisasi
      • Pimpinan & Staff
      • Program Kerja
    • BERITA KEGIATAN
    • KERJASAMA
    • LAYANAN & INFORMASI
      • Form Booking Ruangan
      • Aplikasi
        • Susitao
        • Sitori
      • Arsip Digital
        • Arsip Surat
        • Arsip Peminjaman
        • Arsip Surat Gaji Tertunda
      • Helpdesk BKTaruna
      • Jadwal Kegiatan
      • Permohonan Pemakaian Ruangan
      • Jadwal Gedung
      • KOP SURAT
      • Sarana Kampus
    • SARANA
      • PRASARANA
        • Laboratorium
        • Kebun Percobaan
        • Asrama Kampus
        • Gelanggang Serbaguna
        • Sarana Olahraga
        • Masjid Kampus
        • Bus Kampus
        • Lokasi Parkir
        • Foto Kegiatan
        • Taman Hutan Raya (TAHURA)
    • ARSIP

    artikel

    • Home
    • Blog
    • artikel
    • Nasionalisme Bangsa Indonesia

    Nasionalisme Bangsa Indonesia

    • Posted by BKTARUNA UMA
    • Categories artikel
    • Date 11/02/2023

    Nasionalisme

    Sukarno dalam naskah pledoinya pada sidang Pengadilan Rakyat di Bandung -kemudian peristiwa itu dinamakan “Indonesia Menggugat” pada 1930an-, berkali-kali menyatakan bahwa pembelaannya dipersidangan  tersebut sama sekali tidak mempertentangkan soal urusan subjek atau orang per orang ketika terjadi praktek kolonialisme di Indonesia. Nasionalisme gugatan Sukarno sesungguhnya lebih mengarah kepada ihwal munculnya ideologi pemicu kolonialisasi dan imperialisme yaitu kapitalisme yang merebak di belahan dunia Barat hingga menjalar ke kawasan Timur seperti Indonesia.

    Sukarno dalam naskah pledoinya pada sidang Pengadilan Rakyat di Bandung -kemudian peristiwa itu dinamakan “Indonesia Menggugat” pada 1930an-, berkali-kali menyatakan bahwa pembelaannya dipersidangan  tersebut sama sekali tidak mempertentangkan soal urusan subjek atau orang per orang ketika terjadi praktek kolonialisme di Indonesia. Gugatan Sukarno sesungguhnya lebih mengarah kepada ihwal munculnya ideologi pemicu kolonialisasi dan imperialisme yaitu kapitalisme yang merebak di belahan dunia Barat hingga menjalar ke kawasan Timur seperti Indonesia.

    Budaya gotong royong hidup  jauh sebelum ideologi-ideologi Barat berkembang. Kapitalisme lahir dari dasar pemikiran filsafat materialisme pada abad pertengahan, sementara nilai gotong royong hidup dari akar nasionalisme kultural bangsa Indonesia sejak awal kehidupan manusia nusantara. Artinya, kolonialisme itu picik, karena dengan kebaruannya, berusaha merampas kedaulatan bangsa lain melalui berbagai cara serta jalan eksploitasi material yang dimiliki suatu bangsa.

    Berkembangnya pemikiran Sukarno dalam melihat persoalan bangsa pada masa itu, kemudian bersinggungan dengan berkembangnya pemikiran Marxisme. Marxisme menjadi salah satu ideologi yang menarik minat Sukarno untuk mempelajarinya. Mempelajari Marxisme, lebih sebagai suatu upaya  mencari cara tepat melakukan analisa ilmiah dan antitesa terhadap kemunculan berbagai peristiwa penjajahan di tanah air. Kritik terhadap kapitalisme terus dilancarkan Sukarno sembari tetap menyisipkan nilai-nilai pemikiran dari kehidupan kultur Nusantara ketika penjajahan semakin merajalela.

    Sampai tiba saatnya, Sukarno menjatuhkan pilihan kepada ideologi Marhaenisme sebagai originalitas gagasan dan ideologi bangsa. Marhaenisme merangkum sejarah panjang manusia Indonesia sejak awal kehidupannya.

    Akar Marhaenisme

    Sejak kapan awal kehidupan manusia Indonesia itu dan mengapa gagasan pemikiran Sukarno menguat kepada cara pandang Marhaenisme yang nota bene adalah petani?

    Padahal sebelumnya Sukarno pernah mendapat inspirasi tentang kondisi kemiskinan struktural berangkat dari fenomena kehidupan seorang kusir delman di tanah Jawa. Gagasan perlawanan dari dasar persoalan kemiskinan struktural rakyat Indonesia, dilihat dari sudut pandang fenomena kehidupan sang kusir, tidak lantas menyeruak. Namun berbeda ketika gagasan Marhaenisme diutarakan setelah Sukarno berdialog langsung serta menggali akar masalah kehidpan petani di tanah Parahyangan.

    • Share:
    author avatar
    BKTARUNA UMA

    Previous post

    Kekuasaan dan Fakta Sejarah
    11/02/2023

    Next post

    Harga Bitcoin Tembus US$ 21.000, Tahun Ini Berpeluang Bangkit
    11/02/2023

    You may also like

    administrasi
    Tips dan Trik Menjalankan Administrasi untuk Perusahaan
    6 July, 2026
    administrasi
    Mengatasi Penumpukan Administrasi Melalui Kerja Keras Pegawai
    4 July, 2026
    Bumi
    Bumi Butuh Peremajaan, Gimana Caranya?
    3 July, 2026

    Instagram

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    Lokasi

    https://bktaruna.uma.ac.id/

    • Helpdesk
    • [email protected]

    KAMPUS I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate /Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    KAMPUS II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 PDAI | Universitas Medan Area