Mahasiswa Fakultas Pertanian UMA Panen Perdana Pisang Unggulan

Mahasiswa Universitas Medan Area Program Studi (Prodi) Agroteknologi Fakultas Pertanian (FP) Universitas Medan Area (UMA) panen perdana tanaman pisang unggulan di lokasi lahan edukasi Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, pada hari Sabtu 08 Desember 2018.
Panen perdana dihadiri Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan M.Eng M.Sc diwakili Sekretaris Rektor Ir. Asmah Indrawati, MP, Wakil Dekan Bidang Akademik FP UMA Ir. Erwin Pane, MS, Ketua Peneliti Pisang Unggulan Dr. Ir. Suswati, MP, peneliti Dr. Ir Sumihar Hutapea, MS, Ketua Prodi Agroteknologi Ellen Panggabean, SP, MP, dan puluhan mahasiswa Prodi Agroteknologi UMA.
Turut hadir juga mitra kerja Fakultas Pertanian UMA dalam pengembangan tanaman pisang, di antaranya Anggun, SH M.Hum dari Kelompok Tani Masyarakat Bersatu Desa Sampali, Sugito dari Kelompok Tani Enggal Mukti dan sejumlah pengurus dan anggota kelompok tani.
Ketua Peneliti Dr. Ir. Suswati, MP dalam sambutannya sebelum panen perdana mengatakan tanaman pisang di atas lahan seluas 2,5 hektar merupakan hasil Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) 2018 yang dibiayai Kemenristekdikti. Program tersebut dimulai sejak sembilan bulan lalu. “Saat melakukan penananam sembilan bulan lalu, mulanya kami agak terganggu dengan cuaca yang musim kemarau. Tapi alhamdulillah, gangguan cuaca bisa diatasi, dan hasilnya sangat menggembirakan. Tandan pisang yang kita panen di atas rata-rata,” kata dosen FP UMA ini.
Pada panen perdana ini, katanya, pihaknya baru memanen pisang barangan dan pisang roti. Sedangkan untuk pisang kepok P7 dan P8 dan fhia 17 dijadwalkan dua bulan lagi panen.
Dijelaskannya, program yang mereka lakukan merupakan upaya penyelamatan plasma nutfah pisang unggul nasional, yakni kepok, barangan, pisang roti, dan phia-17 (pisang introduksi). Program ini dilakukan dengan teknik kultur jaringan, aplikasi agen hayati dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu.
Rektor UMA Prof. Dadan Ramdan diwakili Sekretaris Rektor Ir. Asmah Indrawati mengatakan, sangat mengapresiasi program tanaman pisang unggul karena sangat bermanfaat untuk masyarakat.
“Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat kelompok tani yang membantu UMA dalam menyukseskan program pengembangan pisang unggul nasional ini,” kata Asmah.
Anggun SH, M.Hum mewakili kelompok tani berharap kerja sama dengan UMA tidak hanya dalam pengembangan pisang unggul, tapi juga dalam bidang lainnya seperti penyuluhan hukum bagi kelompok tani. “Kami bangga bekerja sama dengan UMA. Karena baru kali ini kami melihat pisang yang begitu besar,” katanya.

